Indikator Kinerja Pegawai


Kasmir (2020) menyatakan bahwa kinerja karyawan diukur menggunakan enam
metrik, yaitu:

  1. Kualitas
    Sejauh mana proses penyelesaian atau hasil suatu kegiatan mendekati
    kesempurnaan dikenal sebagai kualitas. Semakin baik produk yang dihasilkan,
    semakin baik pula kinerjanya; jika pekerjaan yang dihasilkan berkualitas
    buruk, kinerjanya pun akan buruk.
  2. Jumlah
    Kuantitas (jumlah) hasil kerja seseorang juga dapat digunakan untuk mengukur
    kinerjanya.
  3. Waktu (Jangka Waktu)
    Terdapat tenggat waktu untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Ini menyiratkan
    adanya tenggat waktu yang harus dipenuhi, baik minimum maupun
    maksimum..
  4. Kolaborasi Karyawan
    Kerja sama antara pemimpin dan staf sering dikaitkan dengan kinerja.
    Interpersonal adalah istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan
    interaksi ini. Hubungan ini menilai kapasitas karyawan untuk menumbuhkan
    rasa kolaborasi, kebaikan, dan rasa hormat satu sama lain.
  5. Manajemen Biaya
    Setiap pengeluaran kegiatan lembaga direncanakan sebelum dilaksanakan.
    Dengan kata lain, anggaran pengeluaran berfungsi sebagai panduan untuk
    memastikan pengeluaran tidak melebihi jumlah yang dialokasikan.