Rasio profitabilitas adalah rasio yang menunjukkan gambaran tentang tingkat
efektivitas pengelolaan perusahaan dalam menghasilkan laba. Rasio ini sebagai
ukuran apakah pemilik atau pemegang saham dapat memperoleh tingkat
pengembalian yang pantas atas investasinya yang melihat kemampuan
perusahaan menghasilkan laba. Menurut pendapat dari Werner (2013) Rasio
profitabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan
keuntungan. Rasio laba ini pada umumnya diambil dari laporan keuangan
laba-rugi. Profitabilitas mendapat tempat tersendiri dalam penilaian perusahaan.
Hal ini mudah dipahami karena secara sadar perusahaan didirikan memang untuk
memperoleh laba. Profitabilitas menggambarkan kemampuan perusahaan untuk
menghasilkan laba dengan tingkat penjualan, aset, dan tindakan tertentu dalam
jangka waktu tertentu. Perusahaan dengan profitabilitas yang tinggi menunjukan
bahwa perusahaan dapat menghasilkan keuntungan tinggi (Devi dan Dewi, 2019).
Rasio yang digunakan. Umumnya meliputi rasio-rasio sebagai berikut:
Return on Equity (ROE)
Return on Equity adalah rasio yang membandingkan antara Laba
bersih setelah pajak dengan Modal sendiri. Return on Equity
merupakan rasio yang menunjukkan seberapa besar kontribusi
ekuitas dalam menciptakan laba bersih. Dengan kata lain, rasio ini
digunakan untuk mengukur seberapa besar jumlah laba bersih
yang akan dihasilkan dari setiap rupiah dana yang tertanam dalam
total ekuitas. Rasio ini dihitung dengan membagi laba bersih
terhadap ekuitas. Return on Equity merupakan kemampuan dalam
menghasilkan laba atas modal sendiri (pemegang saham).
Net profit margin (NPM)
Net profit margin merupakan rasio yang digunakan untuk
mengukur besarnya persentase laba bersih atas penjualan bersih.
Rasio ini dihitung dengan membagi laba bersih terhadap
penjualan bersih. Laba bersih sendiri dihitung sebagai hasil
pengurangan antara laba sebelum pajak penghasilan dengan
beban pajak penghasilan. Yang dimaksud dengan laba sebelum
pajak penghasilan di sini adalah laba operasional ditambah
pendapatan dan keuntungan lain-lain, lalu dikurangi dengan
beban dan kerugian lain-lain. Net profit margin adalah rasio yang
membandingkan antara Laba bersih setelah pajak dengan
Penjualan.
Return on Investment (ROI)
Menurut Syamsudin (2011) mengartikan singkatan ROI atau
Return on Investment adalah skala perbandingan antara laba
bersih setelah pajak dengan total. Menurut Kasmir (2015)
mengatakan rumus ROI sebagai rasio pengembalian atau hasil
(return) atas aktiva yang digunakan suatu pihak dalam perusahaan.
Di samping itu, ROI adalah skala pengukur efektivitas manajemen
suatu transaksi investasi.
