Rasio yang mengukur sejauh mana efektivitas penggunaan asset
dengan melihat tingkat aktivitas aset. Rasio aktivitas mengukur seberapa
efektif perusahaan memanfaatkan segala sumber dayang yang dimiliki.
Dalam financial ratio analysis ini, aktivitas yang rendah pada tingkat
penjualan tertentu mengakibatkan semakin besarnya dana lebih yang
tertanam pada aktiva. Di dalam menganalisis efektifitas persediaan
terdapat beberapa masalah yang perlu diketahui. Pertama, penjualan
dilakukan menurut harga pasar. Kedua, penjualan terjadi sepanjang
periode (tahun dan sebagainya), sedangkan persediaan menunjukkan posisi
pada suatu tanggal tertentu. Penggunaan persediaan rata-rata antara awal
dan akhir periode dalam analisis efektivitas persediaan akan lebih baik
Rasio yang digunakan. Umumnya meliputi rasio- rasio sebagai berikut
dengan rumus dari rasio efisiensi:
Sales to Liquid Assets adalah rasio yang membandingkan antara
totalPenjualan dengan Aktiva liquid.
Sales to Receivable adalah rasio yang membandingkan antara
totalPenjualan dengan Piutang.
Sales to Inventories adalah rasio yang membandingkan antara
totalPenjualan dengan Persediaan Barang.
Sales to Current Assets Adalah rasio yang membandingkan
antaratotal Penjualan dengan Aktiva Lancar.
Sales to Fixed Assets adalah rasio yang membandingkan antara
totalPenjualan dengan Aktiva Tetap.
Sales to Total Assets adalah rasio yang membandingkan antara
totalPenjualan dengan Total Aktiva.
