Strategi promosi


Strategi promosi adalah sebuah proses terencana yang
memanfaatkan beragam variabel promosi sebagai alat guna memberikan
informasi, meyakinkan, dan mengingatkan konsumen untuk memilih
produk dan merek perusahaan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan
penjualannya sehingga tercapai target yang diinginkan (Kasino
Martowinangun, 2019).
f. Jenis – jenis promosi
Secara umum, strategi promosi dapat dikategorikan menjadi
beberapa jenis yang beragam, masing-masing dengan karakteristik unik
dan manfaat tersendiri, terdapat enam jenis promosi utama yang lazim
digunakan yaitu (Yusuf Abdhul Azis, 2022) :
1) Traditional marketing
Traditional marketing adalah salah satu bentuk promosi yang telah
ada sejak lama dan masih bertahan hingga sekarang. Cara promosi
dalam marketing tradisional ini menggunakan media cetak seperti
koran, brosur, billboard, dan masih banyak lagi.
2) Digital marketing
Digital marketing dilakukan dengan cara memanfaatkan platform
media sosial yang populer saat ini, seperti YouTube, Instagram,
Facebook, TikTok, Twitter, dan lain-lain, sebagai alat promosi bagi
bisnis-bisnis untuk memperkenalkan produk mereka di ranah digital.
3) Direct Marketing,
Direct Marketing atau promosi secara langsung merupakan strategi
yang sangat menjanjikan. Kelebihan dari metode ini adalah Anda
dapat mempromosikan bisnis melalui sales representative yang
berpengalaman dalam berbicara langsung dengan calon
konsumen. Kegiatan ini dinilai lebih efektif karena adanya interaksi
langsung antara pembeli dan sales, yang menciptakan pengalaman
lebih personal.
4) Endorsement
Jenis promosi melalui Endorsement memang mirip dengan digital
marketing, dimana keduanya memanfaatkan platform media sosial
sebagai sarana promosi. Namun, perbedaan utama dari
Endorsement adalah adanya peran artis atau influencer sebagai
promosi dalam mempromosikan produk atau jasa, sehingga dapat
meningkatkan kredibilitas dan mencapai sasaran pasar yang lebih
luas.
5) Personal Selling
Personal Selling adalah metode yang melibatkan interaksi pribadi
dan langsung antara penjual dan calon pembeli. Sama seperti
Direct Marketing, Personal Selling bertujuan untuk memberikan
informasi secara tatap muka kepada konsumen potensial.
Perbedaannya, Personal Selling sering dilakukan langsung oleh
pemilik bisnis atau pengelola usaha tersebut.
6) Publicity
Yang terakhir adalah jenis promosi yang disebut sebagai publicity,
yang secara harfiah berarti upaya mendekatkan produk dan jasa
kepada masyarakat agar mereka semakin mengenal dan
mengetahui tentang penawaran tersebut.