Menurut Manahan P. Tampubolon (2007, 75) efektivitas adalah
pencapaian sasaran yang telah disepakati secara bersama, serta tingkat
pencapaian sasaran itu menunjukkan tingkat efektivitas. Sedangkan
menurut Siagian (2007, 24) efektivitas adalah pemanfaatan sumberdaya,
sarana dan prasarana dalam jumlah tertentu yang secara sadar ditetapkan
sebelumnya untuk menghasilkan sejumlah barang atas jasa kegiatan yang
dijalankan. Efektivitas menunjukkan keberhasilan dari segi tercapai
tidaknya sasaran yang telah ditetapkan.
Menurut Pasolong (2014, 4) efektivitas pada dasarnya berasal dari
kata “efek” dan digunakan dalam istilah ini sebagai hubungan sebab
akibat. Efektivitas dapat dipandang sebagai suatu sebab dari variabel lain.
Efektivitas berarti bahwa tujuan yang telah direncanakan sebelumnya
dapat tercapai atau dengan kata lain sasaran tercapai karena adanya proses
kegiatan. Emerson dalam Hasibuan (2005, 242) menyebutkan “Efektivitas
adalah pengukuran dalam arti tercapainya sasaran atau tujuan yang telah
ditetapkan sebelumnya”. Hal Senada juga dikemukakan oleh Subagyo
(dalam Budiani 2009) menyatakan “Efektivitas adalah kesesuaian antara
output dengan tujuan yang ditetapkan”. Apabila sasaran atau tujuan telah
tercapai sesuai dengan yang direncanakan sebelumnya maka dikatakan
efektif, sedangkan kalau tujuan atau sasaran itu tidak selesai sesuai dengan
waktu yang telah ditentukan maka pekerjaan itu tidak efektif.
Handoko (2001, 44) menyatakan pengertian efektivitas kerja
sebagai berikut : Efektivitas diartikan sebagai gambaran seluruh siklus
input, proses dan output yang mengacu pada hasil guna daripada suatu
organisasi, program atau kegiatan yang menyatakan sejauh mana tujuan
(kualitas, kuantitas, dan waktu) telah dicapai, serta ukuran berhasil
tidaknya suatu organisasi mencapai tujuannya dan mencapai targettargetnya.
Robbins dalam Tika (2010, 129) memberikan definisi efektivitas
merupakan sebuah pencapaian dalam suatu organisasi baik dalam jangka
pendek maupun jangka panjang. Begitu juga pendapat dari A.F Stoner
dalam Nawawi (2013, 190) mengartikan efektivitas sebagai kemampuan
dalam menentukan tujuan yang ingin dicapai. Richard L. Daft dalam
Priansa, Doni Juni; Garnia (2013, 11) mengungkapkan bahwa efektivitas
yaitu seberapa jauh organisasi dalam mencapai tujuannya. Komaruddin
dalam Dyah Mutiarin & Arif Zainuddin (2014, 96), efektivitas adalah
tingkat keberhasilan atau kegagalan dalam suatu aktivitas manjemen
dalam menapai tujuannya.
