Banyak orang yang telah melakukan penelitian dan studi tentang
kepemimpinan dan hasil dari penelitian tersebut berupa teori-teori
tentang kepemimpinan. Salah satu orang yang menegemukakan teoriteori tentang kepemimpinan adalah George R. Terry yang di kutip oleh
Kartini Kartono (2003;61-68) antara lain sebagai berikut:
1) Teori Otokratis
Menurut teori ini kepemimpinan didasarkan atas perintah-perintah,
paksaan dan tindakan-tindakan yang arbitrer. Pemimpin melakukan
pengawasan yang ketat, agar semua pekerjaan berlangsung secara
efisien. Kepemimpinannya berorientasi pada struktur organisasi
dan tugas-tugas.
2) Teori Psikologis
Teori ini menyatakan bahwa fungsi seorang pemimpin adalah
memunculkan dan mengembangkan sistem motivasi terbaik, untuk
merangsang kesediaan bekerja dari para pengikut dan anak buah.
3) Tori Sosiologis
Kepemimpinan dianggap sebagai usaha-usaha untuk melancarkan
antar-relasi dalam organisasi dan sebagai usaha untuk
menyelesaikan setiap konflik organisatoris antara para pengikutnya
agar tercapai kerja sama yang baik.
4) Teori Suportif
Menurut teori ini para pengikut harus berusaha sekuat mungkin,
dan bekerja penuh gairah, sedang pemimpinnya akan membimbing
dengan sebaik-baiknya melalui policy tertentu.
5) Teori Laissez Faire
Seorang pemimpin memberikan kebebasan seluas-luasnya kepada
para pengikutnya dalam menentukan aktivitasnya. Pemimpin tidak
berpartisipasi, kalaupun dilakukan partisipasi tersebut hampir tak
berarti.
6) Teori Kelakuan Pribadi
Kepemimpinan jenis ini akan muncul berdasarkan kualitas-kualitas
pribadi atau pola-pola kelakuan para pemimpinnya. Seorang
pemimpin selalu berkelakuan kurang lebih sama, yaitu: ia tidak
melakukan tindakan-tindakan yang identik sama dalam setiap
situasi yang dihadapi.
7) Teori Sifat
Pemimpin harus mempunyai sifat-sifat diantaranya memiliki
intelegensi tinggi, inisiatif, energik, kedewasaan emosional,
persuasif, komunikatif, kepercayaan diri, peka, kreatif, dan juga
partisipasi sosial.
8) Teori Situasi
Teori ini menjelaskan, bahwa harus terdapat daya lenting yang
tinggi/flexibilitas pada pemimpin untuk menyesuaikan diri
terhadap tuntutan situasi, lingkungan sekitar zamannya. Faktor
lingkungan itu harus dijadikan tantangan untuk diatasi.
9) Teori Humanistik
Fungsi kepemimpinan menurut teori ini adalah merealisir
kebebasan manusia dan memenuhi segenap kebutuhan insani, yang
dicapai melalui interaksi pemimpin dengan bawahan
