Aspek-Aspek Work-Life Balance


Menurut McDonald dan Bradley dalam (Tantriana, 2023) terdapat tiga
aspek Work-Life Balance:
1) Keseimbangan Waktu
Artinya, kemampuan untuk menyeimbangkan waktu antara
pekerjaan, bersantai, dan beristirahat secara efektif. Keseimbangan
waktu diharapkan dapat meningkatkan konsentrasi, produktivitas,
kepuasan kerja, manajemen waktu, dan mengurangi stres.
2) Keseimbangan Keterlibatan
Memungkinkan karyawan untuk merasa setara dalam
keterlibatan psikologis, dalam keterlibatan pekerjaan dan keterlibatan
peran-peran di luar pekerjaan, sehingga individu dapat menikmati
waktu yang ada dan terlibat secara fisik maupun emosional dalam
kegiatan sosial. Contohnya, seorang karyawan yang menghabiskan 9
jam di kantor dan 5 jam dengan keluarga serta kegiatan sosial lainnya,
dapat menikmati dan terlibat secara fisik dan emosional dalam 5 jam
tersebut.
3) Keseimbangan Kepuasan
Berfokus pada tingkat keseimbangan kepuasan yang sama
antara peran pekerjaan dan peran di luar pekerjaan, hal tersebut dapat
terjadi karena adanya akomodasi kebutuhan pekerjaan dan di luar
pekerjaan dengan baik.