Menurut Rivai (2004: 324), Metode atau teknik penilaian kinerja karyawan dapat digunakan
dengan pendekatan yang berorientasi masa lalu dan masa depan.
- Metode Penilaian Beorientasi Masa Lalu
a. Skala Peringkat
Merupakan metode yang paling tua dan paling banyak digunakan dalam penilaian
prestasi, dimana para penilai diharuskan melakukan suatu penilaian yang berhubungan
dengan hasil kerja karyawan dalam skala – skala tertentu, mulai dari yang paling rendah
sampai paling tinggi.
b. Daftar Pertanyaan
Penilaian berdasarkan metode ini terdiri dari sejumlah pertanyaan yang menjelaskan
beraneka macam tingkat perilaku bagi suatu pekerjaan tertentu.
c. Metode dengan Pilihan Terarah
Metode ini dirancang untuk meningkatkan objektivitas dan mengurangi subjektivitas
dalam penilaian.
d. Metode Peristiwa Kritis
Metode ini merupakan pemilihan yang mendasarkan pada catatan kritis penilai atas
perilaku karyawan, seperti sangat baik atau sangat jelek di dalam melaksanakan
pekerjaan.
e. Metode Catatan Prestasi
Metode ini berkaitan erat dengan metode peristiwa kritis, yaitu catatan penyempurnaan
yang banyak digunakan terutama oleh para professional.
f. Skala Peringkat dikaitkan dengan tingkah laku
Metode ini merupakan suatu cara penilaian prestasi kerja karyawan untuk satu kurun
waktu tertentu di masa lalu dengan mengaitkan skala peringkat prestasi kerja dengan
perilaku tertentu.
g. Metode Peninjauan Lapangan
Disini penyelia turun ke lapangan bersama – sama ahli dari SDM.
h. Tes Observasi Prestasi Kerja
Pertimbangan dan keterbatasan penilaian prestasi dapat didasarkan pada tes pengetahuan
dan keterampilan, berupa tes tertulis dan peragaan, syaratnya tes harus valid dan dapat
dipercaya.
i. Pendekatan Evaluasi Komparatif
Metode ini mengutamakan perbandingan prestasi kerja seseorang dengan karyawan lain
yang menyelenggarakan kegiatan sejenis. - Metode Penilaian Berorientasi Masa Depan
a. Penilaian Diri Sendiri
Penilaian diri sendiri adalah penilaian yang dilakukan oleh karyawan sendiri dengan
harapan karyawan tersebut dapat lebih mengenal kakuatan – kekuatan dan kelemahannya
sehingga mampu mengeidentifikasi aspek – aspek perilaku kerja di masa yang akan
datang.
b. Manajemen Berdasarkan Sasaran
Manajemen berdasarkan sasaran yaitu, suatu bentuk penilaian dimana karyawan dan
penyelia bersama – sama menetapkan tujuan – tujuan atau sasaran – sasaran pelaksana
kerja di waktu yang akan datang.
c. Penilaian Secara Psikologis
Proses penilaian yang dilakukan oleh para ahli psikologi untuk mengetahui potensi
seseorang yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan seperti kemampuan intelektual,
motivasi, dan lain – lain yang bersifat psikologis.
d. Pusat Penilaian
Pusat penilaian adalah penilaian yang dilakukan melalui serangkaian teknik penilaian dan
dilakukan oleh sejumlah penilai untuk mengetahui potensi seseorang dalam melakukan
tanggung jawab yang lebih besar.
