Menurut Adistya Mahavira, (2014) indikator yang mempengaruhi
kinerja karyawan yaitu :
- Karyawan dapat melaksanakan tugas dengan professional.
- Berintegritas dalam menjunjung tinggi organisasi perusahaan.
- Melakukan rekomendasi yang diberikan pengawas.
- Karyawan bekerja sesuai dengan SOP perusahaan.
- Karyawan taat terhadap peraturan K3 dan 5S yang berlaku.
- Melaporkan kepada atasan saat terjadi ketidakwajaran operasi.
Terdapat 6 (enam) indikator dalam menentukan kinerja seseorang
menurut Rivai dalam jurnal Ilman Ataunur dan Eny Ariyanto, (2015)
yaitu:
1) Kemampuan atas pekerjaan
Hal ini berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam
melaksanakan tugas yang diberikan atau yang menjadi tanggung
jawabnya.
2) Kuantitas kecepatan menyelesaikan pekerjaan
Jumlah pekerjaan yang mampu diselesaikan sesuai dengan waktu
yang ditetapkan atau sesuai dengan target yang ditetapkan untuk
tiap karyawan.
3) Ketelitian/keakuratan
Hal ini berkaitan dengan kecermatan, kerapihan, kebenaran dan
kecakapan dalam bekerja sehingga hasil kerja secara menyakinkan
sesuai dengan tugas yang diberikan.
4) Loyalitas
Berkaitan dengan kesediaan karyawan untuk lebih mengutamakan
penyelesaian tugas yang diberikan untuk kepentingan perusahaan
yang disertai dengan penggunaan waktu yang baik yang
dijadwalkan maupun yang tidak, baik di dalam perusahaan maupun
di luar perusahaan untuk kemajuan perusahaan.
5) Inisiatif
Berkaitan dengan kemampuan dan mau meningkatkan serta
memutahirkan hasil kerja untuk kepentingan perusahaan yang
dapat dibuktikan ada tidaknya inisiatif dari karyawan dalam
memperbaiki hasil kerja, baik diminta ataupun tidak oleh
perusahaan.
6) Kerjasama
Kemampuan menjalin hubungan baik pada unit kerjanya atau unit
kerja lainnya atau dengan pihak lain di luar perusahaan dalam
melaksanakan tugas, bersedia memberikan pendapat dan mau
menerima pendapat orang lain serta bersedia menerima keputusan
yang bertentangan dengan pendapatnya.
