Niat Beli


Menurut (Kotler dalam Raturi & Parekh, 2012) “consumer behaviour occurs
when consumers are stimulated by eksternal factors and come to a purchase
decision based on their personal characteristic”s yang artinya perilaku konsumen
terjadi ketika konsumen dipengaruhi oleh faktor eksternal dan selanjutnya
keputusan pembelian berdasarkan karakteristik konsumen dan proses
pengambilan keputusan. Faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian
termasuk pemilihan produk, merek, penjual, waktu dan jumlah.
Beberapa faktor yang membentuk niat beli dan keputusan pembelian konsumen
menurut Kotler dan Keller (2009 : 189) yaitu :

  1. Sikap orang lain, sejauh mana sikap orang lain mengurangi alternatif
    yang disukai seseorang akan bergantung pada dua hal yaitu, sikap
    negatif orang lain terhadap alternatif yang disukai konsumen dan
    motivasi konsumen untuk menuruti keinginan orang lain.
  2. Faktor situasi yang tidak terantisipasi, faktor ini nantinya akan dapat
    mengubah pendirian konsumen. Hal tersebut tergantung dari
    pemikiran konsumen sendiri, apakah dia percaya diri dalam
    memutuskan akan membeli suatu barang atau tidak.
    Menurut Khan, et al (2012) dalam penelitiannya, niat beli definisikan sebagai niat
    individu untuk membeli sebuah merek spesifik yang mana individu tersebut ingin
    membeli sebuah merek yang sudah terpilih untuk diri mereka sendiri setelah
    evaluasi. Ada beberapa variable yang bisa mempengaruhi niat beli untuk contoh
    dugaan merek yang diperuntukkan untuk pembelian dan dugaan pembelian merek
    di masa depan.