Kesadaran Merek


Menurut Aaker (2004 : 10) Kesadaran merek adalah kesanggupan seorang calon
pembeli untuk mengenali, mengingat kembali suatu merek sebagai bagian dari
suatu kategori produk tertentu. Peran kesadaran merek dalam ekuitas merek
tergantung pada tingkat akan pencapaian kesadaran dibenak konsumen. Menurut
Fandy Tjiptono (2011 : 97) Kesadaran Merek yaitu kemampuan konsumen untuk
mengenali atau mengingat bahwa sebuah merek merupakan anggota dari kategori
tertentu.
Menurut Erna Ferrinadewi (2008 : 174) merek yang sering dibeli oleh keluarga
biasanya akan membuat seluruh anggota keluarga memiliki kesadaran yang tinggi
akan keberadaan merek. Walaupun merek tersebut merek yang tidak terpikirkan
oleh konsumen, namun nama merek akan menetap dalam ingatan konsumen
karena tingginya frekuensi anggota keluarga melihat terpapar oleh merek yang
sama. Semakin sering merek tersebut dilihat dan digunakan oleh seluruh anggota
keluarga maka ingatan konsumen semakin kuat.
Masih menurut Erna Ferrinadewi (2008 : 174) Kesadaran terhadap merek
direfleksikan dalam kemampuan konsumen mengidentifikasi merek dalam
berbagai situasi yang berbeda. Kemempuan konsumen ditentukan juga oleh
derajat motivasinya. Ketika konsumen berada dalam siatuasi pembelian dengan
motivasi yang tinggi, maka konsumen akan membutuhkan lebih banyak waktu
dalam proses pengambilan keputusan agar mendapatkan lebih banyak waktu
untuk menjadi familiar pada merek. Misalkan pada pembelian produk seperti
mobil atau produk yang sifatnya tahan lama.