Hubungan Brand Image dan Keputusan Pembelian


Sebelum konsumen memutuskan untuk membeli suatu produk,
sebenarnya ia mempunyai alasan-alasan tertentu untuk memilih
produk atau jasa tersebut, misalnya ia merasa puas dengan
pelayanan dan kualitas yang diberikan oleh perusahaan produk atau
jasa tersebut. Proses keputusan pembelian yaitu menggabungkan
informasi untuk mengevaluasi dua atau lebih perilaku alternative
dan memilih salah satunya. Jika konsumen tidak memiliki
pengalaman dengan suatu produk atau jasa, mereka cenderung
mempercayai merek yang diinginkan atau dikenal. Alasan tersebut
yang mendorong perusahaan untuk memperkuat posisi merek
mereka untuk menciptakan citra merek yang positif dan tetap kuat
di benak konsumen, mendorong seseorang untuk tertarik pada
pilihan produk atau melakukan sebuah keputusan pembelian. Secara
ringkas dapat dikatakan bahwa brand image adalah citra atau kesan
yang diciptakan oleh suatu merek di benak konsumen.