Berasal dari dua kata yaitu manajemen dan pemasaran yang disebut
sebagai manajemen pemasaran. Menurut Kristiawan et al. (2017)
menyatakan bahwa manajemen ialah suatu yang memanfaatkan fungsifungsi manajemen seperti planning, organizing, actuating, dan controlling
yang ada di dalam organisasi agar dapat mencapai suatu tujuan secara
efisien dan efektif (Angelya et al., 2022). Sedangkan untuk mencapai
tujuan dari usaha atau bisnis perlu dilakukan suatu analisa, perencanaan,
penerapan, hingga pengendalian terhadap keuntungan pembelian yang
disebut sebagai pemasaran.
Suatu proses dan eksekutif yang dilakukan individu atau tim untuk
meraih apa yang ditujukan dan diperlukan dengan menawarkan,
menciptakan, hingga mempertukarkan jasa atau produk yang berkualitas
kepada pihak lain dapat disebut sebagai pemasaran. Peranan dari
pemasaran juga tidak hanya memberikan jasa atau produk hingga ke
konsumen, melainkan bagaimana jasa atau produk tersebut dapat
memberikan suatu kepuasaan untuk konsumen sehingga mendapatkan
profit dengan pembelian ulang oleh konsumen.
Menurut Ir. Agustina Shinta (2020) dan Lestari & Saifuddin (2020)
mengatakan bahwa salah satu tujuan dari pemasaran untuk menarik
konsumen baru dengan memberikan janji kualitas yang berkelas,
mempermudah penyebaran suatu jasa layanan atau produk, menetapkan
suatu harga yang menggiurkan atau menarik, hingga efektif terhadap
promosi dan mempertahankan konsumen dengan menjaga kepuasaan
untuk konsumen (Abidin & Sofyan, 2022).
Menurut P. and K. L. K. Kotler (2016) diterjemahkan oleh Bob
Sobran menyatakan bahwa manajemen pemasaran sebagai pengetahuan
dan seni untuk memilihi pasar sasaran dan mendapatkan,
mempertahankan, hingga meningkatkan jumlah pelanggan dengan
menciptakan, menghantarkan, dan mengkomunikasikan suatu nilai
pelanggan yang unggul (Sumarsid & Paryanti, 2022).
