Analisis lingkungan internal merupakan input yang sangat penting dalam
merumuskan strategi yang mengarah kepada kekuatan (strengths) dan
kelemahan (weakness) yang terdapat dalam perusahaan. Perubahan pada
lingkungan internal yang terjadi di dalam perusahaan dapat diawasi
dikarenakan masih berada di dalam lingkungan perusahaan. Analisis
lingkungan internal meliputi beberapa fungsi yang mendukung kelancaran
aktivitas perusahaan, fungsi tersebut diantaranya produksi atau operasi,
pemasaran, keuangan, sumber daya manusia, penelitian dan
pengembangan, sistem informasi manajemen sebagai suatu kekuatan dan
kelemahan.
Analisis lingkungan eksternal merupakan input yang sangat penting dalam
merumuskan strategi yang mengarah pada peluang (opportunities) dan
ancaman (treats) produksi operasi yang berada di luar perusahaan.
Lingkungan eksternal seperti persaingan, ekonomi, teknologi, informasi,
politik, tuntutan konsumen, gangguan suplai, regulasi pemerintah, suku
Bungan, perubahan nilai tukar, budaya dan juga kondisi sosial yang dapat
mempengaruhi operasi perusahaan. Lingkungan eksternal harus lebih
dicermati karena merupakan keadaan yang sulit untuk diprediksi
(Khair,2021).
