Bauran Pemasaran Jasa


Konsep bauran pemasaran barang terdiri dari 4P yaitu product (produk),
price (harga), promotion (promosi), place (tempat atau lokasi). Sementara itu,
untuk pemasaran jasa perlu bauran pemasaran yang diperluas (expanded
marketing for services) dengan penambahan unsur non-traditional marketing
mix, yaitu people (orang), process (proses) dan physical evidence (bukti fisik),
sehingga menjadi tujuh unsur (7P). Masing-masing dari tujuh unsur bauran
pemasaran tersebut saling berhubungan dan mempunyai suatu bauran yang
optimal sesuai dengan karakteristik segmennya. Penambahan unsur bauran
pemasaran jasa dilakukan karena jasa memiliki karakteristik yang berbeda
dengan produk, yaitu tidak berwujud (intangibility), tidak dapat dipisahkan
(inspirability), berubah-ubah (variability), mudah lenyap (perishability).
Bauran Pemasaran Jasa terdiri atas :

  1. Produk Jasa (Product)
    Menurut Lupiyoadi (2018), produk merupakan keseluruhan konsep
    objek dan proses yang memberikan sejumlah nilai kepada konsumen. Hal
    yang perlu diperhatikan dalam Produk adalah konsumen tidak hanya
    membeli fisik dari produk tersebut tetapi membeli manfaat dan nilai dari
    produk yang disebut “the offer”. Sedangkan menurut Ratih Hurriyati dalam
    Firmansyah & Fatihudin (2019), produk jasa merupakan suatu kinerja
    penampilan, tidak berwujud dan cepat hilang, lebih dapat dirasakan
    daripada dimiliki, serta pelanggan lebih dapat berpartisipasi aktif dalam
    proses mengkonsumsi jasa tersebut. Apa yang ditawarkan, menunjukkan
    sejumlah manfaat yang dapat pelanggan dapatkan dari pembelian suatu
    barang atau jasa.
  2. Tarif/Harga Jasa (Price)
    Menurut Lupiyoadi (2018), strategi penentuan harga sangat signifikan
    dalam pemberian nilai kepada konsumen dan mempengaruhi citra produk
    dan keputusan konsumen untuk membeli. Penentuan harga juga
    berhubungan dengan pendapatan dan turut mempengaruhi penawaran atau
    salauran pemasaran. Yang paling penting adalah keputusan dalam
    penentuan harga harus konsisten dengan strategi pemasaran secara
    keseluruhan.
    Unsur harga merupakan satu-satunya dari unsur bauran pemasaran
    (marketing mix) yang menghasilkan pendapatan sementara unsur-unsur
    lainnya menimbulkan biaya. Seperti yang diungkapkan Assauri, harga
    merupakan unsur dari marketing mix yang menghasilkan penerimaan dari
    penjualan, sedangkan unsur yang lainnya merupakan Unsur biaya saja.
  3. Promosi Jasa (promotion)
    Menurut Lupiyoadi (2018) Promosi merupakan salah satu usaha yang
    dilakukan perusahaan untuk mengkomunikasikan produk yang ditawarkan.
    Promosi pemasaran jasa berperan bagi perusahaan jasa tidak hanya sekadar
    memberikan informasi penting mengenai produk jasa yang ditawarkan
    perusahaan, tetapi juga sangat bermanfaat untuk mempengaruhi dan
    membujuk konsumen untuk membeli jasa perusahaan dibanding pesaing.
    Untuk melakukan kegiatan promosi ini dengan optimal perusahaan jasa
    dapat menggunakan bauran promosi yang terdiri dari periklanan
    (advertising), Penjualan Langsung (Direct Marketing), Penjualan Personal
    (personal selling), promosi penjualan (sales promotion), dan PR (public
    relation).
  4. Tempat atau Lokasi (Place)
    Menurut Lupiyoadi (2018), lokasi yaitu berhubungan dengan sistem
    penyampaian, dalam jasa merupakan gabungan antara lokasi dan keputusan
    atas saluran distribusi, hal ini berhubungan dengan bagaimana cara
    menyampaikan jasa kepada konsumen dan dimana lokasi yang strategis.
    Place (Tempat atau Lokasi) menurut Hurriyati mengatakan untuk
    produk industri jasa, place diartikan sebagai tempat pelayanan jasa.
    Keputusan mengenai lokasi pelayanan yang akan digunakan melibatkan
    pertimbangan bagaimana penyerahan jasa kepada pelanggan dan dimana itu
    akan berlangsung. Tempat juga penting sebagai lingkungan dimana dan
    bagaimana jasa akan di serahkan, sebagian dari nilai dan manfaat dari jasa
    (Firmansyah & Fatihudin, 2019).