Pengertian Perilaku Konsumen


Tujuan kegiatan pemasaran adalah untuk menimbulkan permintaan, maka para
pemasar berusaha untuk memotivasi perilaku pembelian oleh konsumen. Dengan
demikian perilaku konsumen perlu mendapat perhatian dan muncul teori – teori
yang mempelajari teori perilaku konsumen. Devinisi perilaku konsumen adalah
sebagai perilaku yang ditunjukkan oleh orang – orang dalam hal merencanakan,
membeli, dan menggunakan barang – barang ekonomi dan jasa. (Winardi, 1991:
80).
Ilmu-ilmu sosial kadang mengartikan kata “behavior“ hanyalah
menyangkut kegiatan–kegiatan yang tampak jelas atau mudah diamati. Tetapi
perkembangan sekarang mengakui bahwa kegiatan yang jelas terlihat hanyalah
merupakan satu kegiatan dari proses pengambilan keputusan. Sehingga analisis
perilaku konsumen yang realistik hendaknya menganalisis juga proses – proses
yang tidak dapat atau sulit diamati yang selalu menyertai setiap pembelian.
Mempelajari perilaku konsumen tidak hanya mempelajari apa (what), yang dibeli
atau yang dikonsumsi, tetapi juga dimana (Where), bagaimana kebiasaannya (How
often) dan dalam kondisi macam apa (Under what condition) barang dan jasa
dikonsumsi.
Menurut Engel, Blackwell dan Miniard (1994:3) mendefinisikan “Perilaku
konsumen sebagai tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan,
mengkonsumsi dan menghabiskan produk dan jasa, termasuk proses keputusan
yang mendahului dan menyusuli tindakan”.
Menurut Loudan dan Bitta (1993:5) menjelaskan bahwa “Perilaku
konsumen sebagai proses pengambilan keputusan dan aktivitas individu untuk
mengevaluasi, memperoleh, menggunakan atau mengatur barang dan
jasa”.Berdasarkan definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa perilaku konsumen
merupakan tindakan yang dilakukan individu, kelompok / organisasi untuk
memperoleh atau mempergunakan barang dan jasa yang berkaitan dengan proses
pengambilan keputusan dalam mendapatkan, menggunakan barang–barang atau
jasa yang dapat dipengaruhi oleh konsumen.
Usaha untuk mempengaruhi perilaku konsumen merupakan hal yang
sangat penting dalam aktifitas pemasaran, dimana setiap pihak yang bersaing di
pasar mengharapkan untuk dapat mempengaruhi sebanyak mungkin pembeli agar
produknya disukai dan mereka mengkonsumsinya oleh karena itu perusahaan
harus memahami benar tentang perilaku konsumen