Pengertian Total Quality Management (TQM)


Manajemen kualitas terpadu adalah metode yang bertujuan untuk meningkatkan
kualitas produk secara berkelanjutan atau terus menerus (continues performance
improvement) baik dari segi proses, area fungsional dengan menggunakan SDM
dan modal dari perusahaan (Gaspersz 2001).
TQM adalah metode manajemen yang berhubungan dengan kualitas atau mutu
di sebuah perusahaan atau organisasi yang meliputi pekerjaan, proses, pekerja
yang menjalankan proses produksi dengan benar dan terpadu sehingga
menghasilkan output yang diharapkan oleh perusahaan untuk memenuhi
kebutuhan pelanggan secara tepat waktu, tepat standar dan terbebas dari cacat
produk (Haming dan Nurnajamuddin, 2007).
Menurut Heizer dan Render (2013) terdapat 14 konsep yang digunakan oleh W.
Edwards Deming dalam mengimplementasi TQM, dan dikembangkan menjadi 7
konsep supaya lebih efektif, konsep tersebut adalah:
a. Perbaikan Berkelanjutan
Cara kerja dari total quality Management dengan cara mendapatkan
proses perbaikan secara terus menerus dari setiap aspek perusahaan
dengan tujuan mencapai kesempurnaan. Dalam pelaksanaannya
menggunakan konsep plan, do, check, act (PDCA).
b. Six Sigma
Six sigma adalah cara untuk mengurangi cacat produk, biaya yang keluar,
penghematan waktu dan peningkatkan kepuasan dari pelanggan.
c. Pemberdayaan Karyawan.
Pemberdayaan karyawan yang dimaksud adalah dapat melibatkan
karyawan dalam melakukan proses produksi di sebuah perusahaan.
d. Tolak Ukur (Benchmarking)
Dengan faktor pemilihan seperti standar barang, jasa, biaya, kinerja yang
baik untuk proses produksi.
e. Tepat Waktu (just in time)
Just in Time adalah pedoman pengendalian untuk menghilangkan
pemborosan atau bisa dikatakan memiliki tujuan memperbaiki proses
operasi dengan biaya yang serendah mungkin dan tanpa mengurangi
kualitas (Ma’arif dan Tanjung, 2003).
f. Konsep Taguchi
Terdapat 3 konsep untuk memperbaiki produk seperti kekuatan kualitas,
fungsi dari kerugian kualitas dan kualitas yang berorientasi pada sasaran.
g. Pemahaman Alat TQM
Tool yang dapat digunakan untuk TQM adalah: Statistical Process Control
(SPC), lembar periksa (Chechsheet), diagram sebab akibat (Fishbone
diagram), diagram pancar, diagram pareto, diagram alur, histogram