Persepsi


Definisi persepsi menurut Leon G Schiffman dan Leslie L Kanuk (1991)
dalam A’ang Zusaifi (2012) adalah “Process by which an individual select,
organizes and interprets stimuli in to a meaningful and coherent of the world”.
Artinya persepsi dapat didefinisikan sebagai proses dimana seseorang memilih,
mengorganisasi dan menginterpretasikan rangsangan dari luar yang diterimanya
kedalam suatu gambaran yang berarti dan lengkap tentang dunianya.
Dalam keadaan yang sama persepsi seseorang terhadap sesuatu rangsangan
dapat berbeda dengan persepsi orang lain, karena setiap orang tidak sama dalam
kebutuhan, nilai, harapan dan kesukaannya. Contohnya suatu barang A bisa
bernilai baik bagi seseorang tetapi juga bisa bernilai kurang baik atau bahkan
sebaliknya bagi seseorang yang lain.
Perbedaan persepsi terhadap obyek-obyek rangsangan tiap orang menurut
Henry Assael (1993) dalam A,ang Zusaifi (2012) disebabkan karena 4 proses
yang berhubungan dengan persepsi :
a. Selective Exposure adalah suatu kondisi dimana kepercayaan konsumen
dipengaruhi oleh pilihan dari apa yang didengar dan dibaca.
b. Selective Attention adalah suatu kondisi dimana persepsi timbul karena
adanya kesadaran yang tinggi terhadap dukungan informasi yang berlawanan.
c. Selective Comprehension adalah suatu keadaan dimana persepsi dipengaruhi
oleh adanya penafsiran informasi, karena itu harus konsisten dengan
kepercayaan dan sikapnya.
d. Selective Retention adalah suatu proses dimana seseorang akan mengikat
pada informasi yang relevan dengan keputusan dan atau yang sesuai dengan
kepercayaan dan sikap yang ada