Untuk memperoleh hasil pengendalian kualitas yang efektif, maka
pengendalian terhadap kualitas suatu produk dapat dilaksanakan dengan
menggunakan teknik-teknik pengendalian kualitas, karena tidak semua hasil
produksi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Menurut Suyadi
Prawirosentono (2007;72), terdapat beberapa standar kualitas yang bisa
ditentukan oleh perusahaan dalam upaya menjaga output barang hasil produksi
diantaranya:
- Standar kualitas bahan baku yang akan digunakan.
- Standar kualitas proses produksi (mesin dan tenaga kerja yang
melaksanakannya). - Standar kualitas barang setengah jadi.
- Standar kualitas barang jadi.
- Standar administrasi, pengepakan dan pengiriman produk akhir tersebut
sampai ke tangan konsumen.
