Kualitas Produk


Perusahaan dalam menjalankan bisnisnya harus dapat
mempertahankan keberlangusungan hidup perusahaan dan dapat
mencapai tujuan dari perusahaan tersebut. Perusahaan sendiri
memerlukan cara untuk dapat mengatur kegiatan pamasarannya agar
sesuai dengan tujuan perusahaan yang telah ditetapkan, untuk itu
perusahaan memerlukan manajemen pemasaran agar dapat mencapai hal
tersebut. Manajemen perusahaan sendiri merupakan seni dan ilmu dalam
memilih pasar sasaran yang dirancang untuk menciptakan, membangun
dan mempertahankan pertukaran yang menguntungkan untuk mencapai
tujuan-tuuan perusahaan.
Salah satu keunggulan dalam sebuah persaingan antar perusahaan
adalah salah satunya kualitas produk yang dapat memenuhi keinginan
Pelanggan. Bila tidak sesuai dengan spesifikasi maka produk akan
ditolak. Sekalipun produk tersebut masih dalam batas toleransi yang telah
ditentukan maka produk tersebut sebaiknya perlu menjadi catatan untuk
menghindari terjadinya kesalahan yang lebih besar diwaktu yang akan
datang. Demikian juga Pelanggan dalam membeli suatu produk
Pelanggan selalu berharap agar barang yang dibelinya dapat memuaskan
segala keinginan dan kebutuhannya.
Menurut Garvin dalam (Tjiptono & Chandra, 2011, p. 168) bahwa
“Kualitas memiliki perbedaan dalam proses interpretasikan yang dimana
disesuaikan oleh masing-masing individu atau dapat disebut dengan
perspektif kualitas”
Menurut Kotler and Armstrong (Kotler & Armstrong, 2012, p. 283)
menyatakan bahwa Kualitas produk adalah
“The alibity of a product to peform its funcitions, it includes the
product’s overall durability, reliability, precision, ease of
operation and repair, and other valued attributes” yang artinya
kemampuan sebuah produk dalam memperagakan fungsinya, hal
itu termasuk keseluruhan durabilitas, reliabilitas, ketepatan,
kemudahan pengoperasian dan reparasi produk juga atribut produk
lainnya. Kualitas produk (product quality) adalah salah satu sarana
positioning utama pemasar. Kualitas produk memiliki pengaruh
secara langsung terhadap kepuasan pelanggan.
Goetsch dan Davis dalam Tjiptono (2010) menyatakan bahwa
“Kualitas produk merupakan suatu kondisi dinamis yang berhubungan
dengan produk atau jasa yang memenuhi atau melebihi harapan”. Dapat
dikatakan bahwa kualitas produk berpusat pada pandangan Pelanggan
sehingga kualitas produk ditentukan dari sesuai atau tidaknya produk
dimata Pelanggan