New Media (Media Baru)


Kebangkitan media baru di dunia saat ini pasti berpengaruh pada
pergeseran komunikasi sosial. Internet adalah salah satu media baru
yang paling sering digunakan masyarakat umum saat ini. Saat ini, orang
menggunakan internet untuk berinteraksi dan mendapatkan informasi.
Orang dapat terhubung dari satu lokasi ke lokasi lain melalui internet,
yang merupakan jaringan komunikasi. Internet telah berkembang
menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Hal ini dikarenakan
tidak ada batasan jenis materi yang dapat diakses di internet. Dengan
demikian, kita dapat mengklaim bahwa keterlibatan manusia dengan
teknologi digital, khususnya internet, menciptakan media baru (Sahara,
2024).
Ungkapan “media baru” mengacu pada kombinasi jaringan yang
terhubung dan teknologi komunikasi digital terkomputerisasi. Apa pun
yang dapat bertindak sebagai perantara antara sumber dan penerima
informasi dianggap sebagai media baru. Digitalisasi dan konvergensi
adalah dua elemen utama media baru. Karena memadukan beberapa
bentuk media lain, termasuk teks, musik, dan video, internet
menunjukkan konvergensi (McQuail & Deuze, 2020). Teknologi
digital, integratif, interaktif, dapat dimanipulasi, jaringan, terkompresi,
dan tidak memihak merupakan sebagian besar teknologi media modern.
Menurut Sugihartati (2014), teknologi digital memfasilitasi
transformasi teknologi media tradisional menjadi media baru.
Telekomunikasi modern berputar di sekitar komputer dan jaringan
penyiaran. Masyarakat mulai belajar tentang Internet, elemen
multimedia, dan metode baru pengolahan dan distribusi informasi
digital. Platform media sosial seperti Facebook, Instagram, YouTube,
Twitter, dan Path adalah bentuk media online baru yang memungkinkan
orang biasa berkomunikasi, berbagi, dan membangun jaringan online.
Bentuk media baru lainnya masih ada, termasuk komputer atau
notebook, video game, realitas virtual, pemutar media portabel, DVD,
VCD, dan ponsel.
Media baru adalah hasil dari media lama yang tidak lagi relevan
dengan kemajuan teknologi modern. Buku, majalah, surat kabar, dan
televisi semuanya tetap penting sejak munculnya media baru, tetapi
media tradisional sekarang menyesuaikan diri dengan media baru.
Format yang dikenal sebagai “media baru” digunakan untuk
mendistribusikan informasi digital yang mencakup teks, suara, dan
gambar. Media sosial hadir dalam berbagai bentuk, seperti blog,
Facebook, Instagram, Twitter, Google Plus, dan TikTok