Istilah “komunikasi” berasal dari kata Latin “Communis”, yang
menandakan tindakan membina kolaborasi antara dua individu atau
lebih. Menurut Cherry, sebagaimana dikutip oleh Stuart, komunikasi
berasal dari kata Latin “Communico” yang berarti berbagi. Rongers
dan D. Lawrence Kincaid mendeskripsikan komunikasi sebagai suatu
proses di mana dua individu atau lebih melakukan pertukaran atau
melakukan penciptaan informasi untuk memperoleh saling pengertian
yang lebih mendalam (Cangara, 2019). Dalam Pengantar Ilmu
Komunikasi, Hafied Cangara menjelaskan bahwa komunikasi adalah
proses penyampaian pesan dari pengirim kepada penerima, baik
secara langsung maupun tidak langsung. Interaksi manusia, baik yang
disengaja maupun tidak disengaja, yang mempengaruhi satu sama
lain, juga dianggap sebagai komunikasi. Komunikasi tidak hanya
mencakup bahasa tetapi juga ekspresi wajah, karya seni, dan teknologi
(Cangara, 2019).
Komunikasi memainkan peran penting dalam membantu
individu menyampaikan pesan, bahkan dengan cara yang implisit.
Everett M. Rongers, seorang ahli sosiologi pedesaan Amerika,
mendefinisikan komunikasi sebagai proses transmisi konsep dari
sumber kepada satu atau lebih penerima, dengan tujuan untuk
mempengaruhi perilaku mereka (Cangara, 2019). Pada dasarnya,
komunikasi adalah proses di mana seorang komunikator berbagi
pesan dengan penerima untuk mencapai pemahaman dan kesepakatan
bersama. Proses ini sangat penting bagi manusia, karena interaksi
9
dengan orang lain membantu mencapai hasil yang diinginkan, seperti
membangun personal branding (Rabbani et al., 2022). Interaksi antara
satu sama lain sangat dibutuhkan dalam hal personal branding untuk
melihat bagaimana sudut orang lain terhadap individu. Dengan
komunikasi yang baik dan penyampaian pesan yang baik kita dapat
melihat bagaimana image/citra yang dimiliki oleh orang tersebut.
Komunikasi mempunyai beberapa karakteristik yang dimiliki,
yaitu (Mas & Haris, 2020):
a. Komunikasi adalah serangkaian tindakan atau peristiwa yang
saling berhubungan yang berlangsung selama periode tertentu
dan terjadi secara bertahap.
b. Komunikasi adalah kegiatan yang dilakukan dengan sengaja,
terarah, dan selaras dengan tujuan atau maksud dari
komunikator.
c. Komunikasi yang efektif terjadi ketika dua pihak atau lebih
yang terlibat dalam proses tersebut secara aktif terlibat dan
berkolaborasi.
d. Komunikasi bersifat simbolis dan pada dasarnya bergantung
pada penggunaan simbol.
e. Komunikasi adalah proses transaksional, yang melibatkan dua
tindakan: mengirim dan menerima. Tindakan ini harus terjadi
secara seimbang atau proporsional.
f. Karena komunikasi melampaui ruang dan waktu, peserta atau
pelaku dalam percakapan tidak perlu hadir pada waktu dan
lokasi yang sama. Kontak offline dan online dapat dilakukan,
tetapi dengan kemajuan teknologi, media sosial telah menjadi
platform yang populer untuk komunikasi.
Dari karakteristik yang telah dijelaskan tersebut, komunikasi
merupakan kegiatan yang dilakukan setiap hari secara sengaja ataupun
tidak sengaja yang dapat dilakukan dua orang atau lebih. Tidak harus
dilakukan secara langsung, komunikasi dapat dilakukan secara virtual
yang melampaui faktor ruang dan waktu. Ketika terjadi komunikasi
biasanya orang yang mengirimkan pesan mempunyai tujuan untuk
penerimanya, jika komunikasi tersebut berjalan dengan baik tujuan
yang ingin disampaikan akan diterima dengan baik juga. Sama halnya
dengan seseorang yang ingin berkomunikasi di media sosial, mereka
akan menyebarkan/mengirimkan pesan yang ingin dilihat oleh para
khalayak luas sesuai dengan tujuan mereka dan penerima akan
memahami pesan yang disampaikan
