Menurut Kustini (2011 : 23) dalam Aldy Novrianto dan Tjahjono Djatmiko
(2016), brand trust memiliki dua dimensi:
(1) Dimension of Viabilty
Dimensi ini mewakili sebuah persepsi bahwa suatu brand dapat
memuaskan serta memenuhi kebutuhan terhadap nilai konsumen.
Dimensi ini dapat diukur dengan menggunakan indikator nilai (value)
dan kepuasan.
(2) Dimension of Intentionality
Dimensi ini mencermikan rasa aman dari seorang individu
terhadap suatu brand. Dapat diukur melalui indikator trust dan
security. Kepercayaan sangat tergantung terhadap pengalaman
konsumen akan suatui merek, kepuasan akan menentukan besarnya
kepercayaan merek yang akhirnya akan mempengaruhi keputusan
pembelian konsumen pada merek tersebut.
