Strategi mempertahankan loyalitas kerja sdm


Menurut Michael Armstrong (2021) dalam bukunya Armstrong’s Handbook of
Human Resource Management Practice (2021) strategi loyalitas merujuk pada
pendekatan yang sistematis untuk meningkatkan keterlibatan, komitmen, dan
kepuasan karyawan dalam organisasi. Tujuan utamanya adalah untuk membangun
hubungan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan karyawan, dengan
harapan bahwa karyawan akan tetap setia, termotivasi, dan berkontribusi maksimal
pada keberhasilan organisasi (Wilkinson et al., (2021). Loyalitas karyawan dalam
perusahaan tentu tidak akan terbentuk dengan sendirinya, melainkan ada beberapa
pengukuran yang dapat mewujudkan loyalitas tersebut. Menurut Hasibuan
(Anggara, 2024) pengukuran strategi loyalitas di antaranya yaitu:

  1. Pengakuan dan Penghargaan
    Menerima pengakuan dan penghargaan tepat waktu merupakan pendorong
    utama keterikatan karyawan. Untuk meningkatkan loyalitas kerja
    menerapkan praktik pengakuan dan penghargaan yang baik, perusahaan
    dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif dan produktif.
  2. Pelatihan
    Pelatihan kerja adalah salah satu elemen penting dalam strategi loyalitas
    kerja yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan
    karyawan. Dengan keterampilan yang lebih baik, karyawan dapat bekerja
    lebih efisien dan efektif, yang pada gilirannya meningkatkan kinerja
    mereka. Karyawan yang merasa kompeten cenderung lebih percaya diri dan
    memiliki tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi.
  3. Pengambangan karir
    Pengembangan karir Memiliki kesempatan dan akses setara untuk
    mengembangkan karier dan memperoleh kesempatan pelatihan, penting
    untuk membuat karyawan terikat. Karyawan membutuhkan keterampilan
    yang tepat supaya dapat bekerja dengan baik.
  4. Intensif
    Insentif merupakan daya yang diberikan kepada para karyawan tertentu
    berdasarkan prestasi kerjanya agar karyawan terdorong untuk meningkatkan
    produktivitasnya. Dengan pemberian insentif karyawan akan merasa
    mendapat perhatian dan pengakuan atas prestasi kerja yang dicapainya.
    Bentuk.
  5. Kompensasi
    Kompensasi adalah segala sesuatu yang diterima baik berupa fisik maupun
    non fisik. Kompensasi juga berarti seluruh imbalan yang diterima oleh
    seorang pekerja/karyawan atas jasa atau hasil dari pekerjaannya dalam
    sebuah perusahaan dalam bentuk uang atau barang, baik secara langsung
    maupun tidak langsung