Husni, (2018) menyatakan bahwa Loyalitas berasal dari kata loyal yang
berarti kesetian. Loyalitas pada dasarnya merupakan kesetian, pengabdian dan
kepercayaan yang diberikan atau ditunjukkan kepada seseorang atau lembaga,
yang di dalamnya terdapat rasa cinta dan tanggung jawab untuk berusaha
memberikan pelayanan dan perilaku yang terbaik (Nisa & Prasetya, 2024).
Kesetiaan ini dicerminkan oleh kesedian karyawan menjaga dan membela
organisasi di dalam maupun di luar pekerjaan dari orang-orang yang tidak
bertangggung jawab. Maka dari itu, pengertian loyalitas tidak hanya sebatas
kesetiaan secara fisik yang tercermin dari seberapa lama karyawan tersebut
bekerja pada suatu perusahaan, namun loyalitas karyawan juga dapat dilihat dari
besarnya perhatian, ide, gagasan, serta dedikasinya kepada perusahaan (Desi Nur
Safitri & Iza Hanifuddin, 2022). Loyalitas menjadi salah satu kualitas penentu
hubungan antara perusahaan dengan karyawan. Meski hampir tak ada
perusahaan atau pimpinan yang berterus terang meminta loyalitas dari
karyawannya, namun diam-diam banyak dari mereka yang mengharapkannya.
Dengan mendapatkan loyalitas dari karyawannya, sebuah perusahaan merasa
benar-benar “memiliki” karyawan yang siap bertempur demi kepentingan
usahanya, atau seorang pimpinan tak ragu lagi perintahnya tak terlaksanakan.
Demikian pula, bila seorang karyawan yakin telah memberikan loyalitasnya, ia
tak perlu khawatir kehilangan pekerjaannya, lebih dari kebutuhannya akan
mudah terpenuhi.
Riyanti (2017), mengatakan bahwa loyalitas kerja karyawan adalah tekad dan
kemampuan untuk mengikuti dengan penuh kesadaran, tanggung jawab, tekad
dan kemampuan yang harus ditunjukkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari,
dalam pelaksanaan tugas. loyalitas karyawan tidak hanya terlihat, tetapi juga
mencerminkan bagaimana berkomunikasi dan berinteraksi didalam maupun
diluar lingkungan kerja (Hanifah, 2019). Karyawan yang loyal akan menjadi
duta bagi perusahaan, secara sukarela mempromosikan citra positif perusahaan
dihadapan publik.dalam jangka panjang, loyalitas karyawan yang kuat berperan
penting dalam membangun reputasi perusahaan, baik dari sisi internal maupun
eksternal.
Kadarwati (2017) mengatakan bahwa loyalitas kerja karyawan terhadap
pekerjaan adalah aktivitas fisik, psikologis, dan sosial yang menyababkan
individu memilih sikap untuk mengikuti aturan tekad untuk melakukan dan
mempraktikkan sesuatu yang dipahami sebagai sesuatu yang bermakna, penuh
pengetahuan dan tanggung jawab serta persepsi pribadi terhadap upaya
pencapaian tujuan organisasi pemerintahan berdasarkan keahliannya untuk
meningkatkan efektivitas organisasi pemerintahan dan disertai dengan dedikasi
yang konsisten dan kuat (Adolph, 2016)
