Return on Assets (ROA) merupakan salah satu rasio profitabilitas. Dalam analisis
laporan keuangan, rasio ini paling sering disoroti, karena mampu menunjukkan
keberhasilan perusahaan menghasilkan keuntungan. Aset atau aktiva yang dimaksud
adalah keseluruhan harta perusahaan, yang diperoleh dari modal sendiri maupun dari
modal asing yang telah diubah perusahaan menjadi aktiva-aktiva perusahaan yang
digunakan untuk kelangsungan hidup perusahaan.
Murni et al (2012) mengemukakan, Return on Assets (ROA) merupakan salah
satu rasio untuk mengukur profitabilitas perusahaan, yaitu dengan membagi laba bersih
dengan total aktiva. Dimana total aktiva dapat diperoleh dari total aktiva awal tahun
ditambah total aktiva akhir tahun dibagi dua. ROA disebut juga Earning Power karena
rasio ini menggambarkan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan
dari setiap satu rupiah asset yang digunakan. ROA mengukur berapa persentase laba
bersih terhadap total aktiva perusahaan tesebut. Dengan mengetahui rasio ini dapat
mengetahui bahwa semakin positif nilai ROA nya maka menunjukkan kinerja
keuangan yang baik
