Jenis Green Human Resources Management


Jenis-jenis dalam Green Human Resources Management (GHRM) menurut
Hadjri et al. (2020), antara lain:

  1. Green Recruitment and Selection (GRS)
    Green Recruitment and Selection adalah konsep yang menekankan pada
    pengambilan keputusan rekrutmen dan seleksi yang ramah lingkungan.
    Organisasi harus melakukan kiat untuk pemilihan dan perekrutan karyawan
    selektif yang mendukung dan tertarik pada lingkungan (Renwick, Redman
    and Maguire, 2013). Sehingga, tujuannya untuk meningkatkan daya tarik
    rekrutmen dan juga seleksi bagi calon karyawan yang semakin sadar
    lingkungan. Selama pemilihan calon karyawan, proses seleksi karyawan
    wajib memastikan pemilihan kandidat yang berkomitmen terhadap
    lingkungan (Subramanian, Roscoe and Jabbour, 2019). Serta organisasi juga
    dapat mempromosikan praktik ramah lingkungan dan keberlanjutan kepada
    kandidat, yang dapat meningkatkan citra mereka di mata masyarakat dan
    karyawan.
  2. Green Training (GTR)
    Green Training adalah konsep yang menekankan pada pelatihan dan
    pengembangan karyawan dengan memperhatikan dampaknya terhadap
    lingkungan dan keberlanjutan. Green Training (GTR) berupaya untuk
    meningkatkan dukungan inisiatif kelestarian lingkungan (Subramanian,
    Roscoe and Jabbour, 2019). Menurut Opatha & Arulrajah, Green Training
    (GTR) bertanggung jawab dalam menciptakan budaya untuk menumbuhkan
    praktik organisasi hijau (Arulrajah and Opatha, 2016).
  3. Green Compensation (GCO)
    Green Compensation adalah konsep yang menekankan pada kompensasi
    yang ramah lingkungan. Tujuan penghijauan organisasi dapat dicapai dengan
    cara meningkatkan pemberian beberapa kompensasi kepada karyawan atas
    komitmen dan kepercayaan yang telah mereka lakukan terhadap praktik
    kelestarian lingkungan (Subramanian, Roscoe and Jabbour, 2019). Bentuk
    praktik Green Compensation dapat dalam imbalan berbasis tunai (bonus,
    uang tunai, premi), imbalan berbasis non tunai (cuti panjang, liburan, hadiah),
    penghargaan berbasis pengakuan (penghargaan, apresiasi, publisitas, peran
    eksternal, plakat), serta penghargaan positif (umpan balik)