Indikator Budaya Organisasi


Menurut Arianty (dalam Robbins and Judge (2015;355) menyebutkan ada tujuh
karakteristik utama yang dapat dijadikan indikator dari budaya organisasi,
diantaranya :

  1. Inovasi dan pengambilan risiko.
    Tingkat seberapa dorongan para pekerja untuk menjadi lebih inovatif dan
    mengambil risiko.
  2. Memperhatikan detail.
    Tingkat para pekerja yang diharapkan mampu menunjukkan presisi, analisis,
    dan memperhatikan detail.
  3. Orientasi pada hasil.
    Tingkat manajemen yang memprioritaskan pada hasil atau perolehan dan
    bukan berorientasi pada teknik dan proses yang digunakan untuk mencapai
    hasil.
  4. Orientasi pada orang.
    Pengambilan keputusan yang dilakukan manajemen dengan tetap
    mempertimbangkan efek dari hasil terhadap orang-orang dalam organiasi.
  5. Orientasi pada tim.
    Tingkat sejauh mana kegiatan kerja diorganisasikan dalam tim daripada
    individu.
  6. Keagresifan.
    Tingkat orang-orang menjadi lebih kompetitif dan lebih agresif dan
    menghilangkan rasa santai dalam bekerja.
  7. Stabilitas.
    Aktivitas organisasional lebih menekankan pada mempertahankan status quo
    yang kontras dengan pertumbuhan