Menurut Robbins & Judge (2016) terdapat beberapa faktor yang
mempengaruhi kepuasan kerja :
- Kondisi kerja
Organisasi yang memiliki fasilitas yang baik untuk
penyelesaian pekerjaan karyawan, maka akan memuaskan
sebagian besar karyawan karena dapat menyelesaikan
pekerjaan dengan baik. Jika memiliki rekan kerja yang baik
seperti saling memberi dukungan satu sama lain, secara
tidak langsung akan memberikan kenyamanan bagi para
karyawan dalam bekerja. Pengawasan yang dilakukan oleh
pimpinan juga berpengaruh dalam kepuasan karyawan, jika
pimpinan mengawasi dengan cara yang buruk maka
karyawan akan merasa tidak nyaman. - Kepribadian
Karyawan yang memiliki kepercayaan pada dirinya
sendiri dan selalu berpikir positif terhadap pekerjaan yang
diakukan, maka karyawan akan lebih puas dengan
pekerjaan yang mereka lakukan. Sebaliknya, jika karyawan
memiliki pemikiran yang negatif terhadap dirinya dan tidak
percaya diri maka pekerjaan yang dilakukan akan
menimbulkan ketidakpuasan. - Gaji
Besar kecilnya gaji seorang karyawan dapat
mempengaruhi kepuasan kerja, akan tetapi hal itu hanya
memiliki efek yang rendah jika seorang karyawan sudah
mengetahui porsi kenyamanan dalam hidupnya. Gaji yang
diberikan oleh organisasi memang memotivasi karyawan,
akan tetapi belum tentu dapat membuat karyawan bahagia. - Corporate social responsibilty (CSR)
Jika karyawan memiliki pandangan yang sama dengan
organisasi tentang pelaksanaan Corporate Social
Responsibility maka akan meningkatkan kepuasan kerja
yang dimiliki oleh karyawan, karena program Corporate
Social Responsibility merupakan tndakan yang dilakukan
untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan
lingkungan sekitar. Karyawan yang memiliki nilai-nilai
pribadi yang sesuai dengan kegiatan Corporate Social
Responsibility yang dilakukan perusahaan cenderung lebih
merasa puas.
Menurut Hasibuan (2008) terdapat beberapa faktor yang
mempengaruhi kepuasan kerja : - Balas jasa yang adil dan layak
Karyawan yang telah lama bekerja di perusahaan serta
mampu memberikan hasil yang baik untuk mencapai tujuan
perusahaan, sudah semestinya perusahaan memberikan
reward sesuai dengan kinerja yang telah dilakukan. - Penempatan yang tepat sesuai dengan keahlian
Penempatan dalam perusahaan merupakan suatu proses
mencocokan kualifikasi yang dimiliki karyawan dengan
persyaratan kerja, serta memberikan tugas kepada karyawan
untuk dilaksanakan. Jika perusahaan menetapkan sesuai
dengan minat, bidang dan kemampuan karyawan maka akan
menimbulkan rasa puas dan senang dalam melakukan
pekerjaan. Namun sebaliknya, jika karyawan diberikan
penempatan yang kurang sesuai dengan kemampuan maka
dapat menimbulkan rasa tidak puas dan kurangnya
kontribusi kerja karyawan. - Berat-ringannya pekerjaan
Karyawan yang melakukaan pekerjaan di dalam
perusahaan tidak bisa memilih pekerjaan apa saja yang
dapat dikerjakan, akan tetapi harus menyelesaikan pekerjaan
sesuai dengan apa yang diberikan oleh atasan. Puas atau
tidaknya karyawan dalam melakukan pekerjaan yang berat
atau ringan itu fleksibel sesuai dengan individu
masing-masing, tapi jika karyawan dapat menyelesaikan
pekerjaan yang berat dengan hasil yang baik maka kepuasan
kerja karyawan cenderung akan meningkat, karena dapat
berkontribusi dalam menyelesaikan pekerjaan yang berat. - Suasana dan lingkungan pekerjaan
Jika keadaan sekitar tempat kerja baik dan dapat
memberikan suasana yang menyenangkan, mengamankan,
menentramkan karyawan maka hal tersebut dapat
mempengaruhi karyawan dalam menyelesaikan
pekerjaannya. Kesan tersebut akan meningkatkan kepuasan
karyawan dalam bekerja. Namun sebaliknya, jika suasana
tempat kerja tidak kondusif maka karyawan akan cenderung
tidak puas dalam melakukan pekerjaannya. - Peralatan yang menunjang pelaksanaan pekerjaan
Jika perusahaan memiliki fasilitas ataupun peralatan
yang memadai untuk melaksanakan pekerjaan, maka
karyawan akan mudah untuk menyelesaikan pekerjaannya
dengan hasil yang optimal. Produktivitas yang dihasilkan pu
akan meningkat dan hal tersebut akan mempengaruhi
kepuasn kerja dalam diri karyawan. - Sikap pimpinan dalam kepemimpinannya
Kepemimpinan salah satu unsur penting dalam sebuah
perusahaan, tanpa adanya kepemimpinan yang baik dari
seorang pemimpin akan mempengaruhi perusahaan tersebut.
Jika pimpinan memiliki sikap yang baik, adil, serta peduli
dengan karyawan maka karyawan pun akan senang dan
semangat dalam menyelesaikan pekerjaannya. Hal tersebut
dapa meningkatkan kepuasan kerja dalam diri karyawan,
akan tetapi jika pimpinan memiliki sikap yang buruk dengan
karyawannya maka kinerja karyawan akan menurun dan
kepuasannya pun ikut menurun. - Sifat pekerjaan monoton atau tidak
Karyawan memiliki karakter yang berbeda-beda dalam
melaksanakan pekerjannya, monoton atau tidaknya
pekerjaan tergantung penilaian karyawan masing-masing.
Karyawan yang senang dalam zona nyamannya dan
melakukan pekerjaan yang begitu-begitu saja maka hal
tersebut sudah menimbulkan kepuasan kerja, akan tetapi
jika karyawan senang untuk mengetahui hal baru dan
tantangan dalam pekerjaan maka ia barua merasakan
kepuasan kerja pada saat itu
