Dampak yang disebabkan karena kepuasan kerja


Menurut Robbins & Judge (2016) terdapat dampak yang
ditimbulkan oleh kepuasan kerja, yaitu :

  1. Kinerja pekerjaan
    Seorang karyawan yang bahagia dalam melakukan
    pekerjaannya biasanya dapat bekerja secara produktif, hal
    tersebut dipengaruhi oleh kepuasan yang dialami oleh
    karyawan. Jika karyawan memiliki kepuasan kerja yang
    tinggi, akan berpengaruh pada kinerja yang dimiliki oleh
    karyawan.
  2. Organizational citizenship behavior (OCB)
    Kepuasan kerja memiliki pengaruh terhadap
    Organizational citizenship behavior, karyawan yang
    memiliki kepuasan dalam dirinya biasanya akan berbicara
    hal yang positif tentang organisasinya, membantu rekan
    kerja, dan melaksankan pekerjaan dengan baik. Salah satu
    alasan yang dimiliki oleh karyawan adalah kepercayaan,
    jika seorang karyawan merasa dibantu oleh rekan kerjanya
    maka ia akan terlibat dalam peilaku yang membantu juga.
    Jadi, karyawan yang mendapatkan hal positif dari rekan
    kerjanya biasanya cenderung melanjutkan kegiatan
    Organizational citizenship behavior mereka.
  3. Kepuasan pelanggan
    Karyawan yang bekerja di garis terdepan harus dapat
    memberikan pelayanan yang optimal kepada konsumen
    sehingga mewujudkan kepuasan pelanggan yang tinggi.
    Maka dari itu, karyawan yang memiliki kepuasan kerja yang
    tinggi dapat mempengaruhi kinerja karyawan dan
    menimbulkan efek terhadap kepuasan pelanggan.
  4. Kepuasan hidup
    Pekerjaan adalah salah satu bagian terpenting dalam
    hidup karyawan, sehingga jika pekerjaan menimbulkan rasa
    senang dan puas maka secara tidak langsung akan
    mempengaruhi kepuasan hidup karyawan.
    Menurut Sutrisno (2010), terdapat dampak yang ditimbulkan
    oleh kepuasan kerja, yaitu :
  5. Dampak terhadap produktivitas
    Jika seorang karyawan tidak mencerminkan nilai dalam
    intrinsik (suatu perasaan dalam mencapai sesuatu) dan
    ekstrinsik (gaji) yang berkaitan dengan prestasi kerja maka
    tidak akan terjadi korelasi antara prestasi kerja dengan
    kepuasan kerja yang dimiliki karyawan.
  6. Dampak terhadap ketidakhadiran dan keluarnya tenaga kerja
    Jika karyawan memilih untuk tidak hadir saat bekerja
    itu lebih baik karena masih ada rasa puas dalam diri
    karyawan walaupun hanya sedikit, akan tetapi jika
    karyawan memilih untuk keluar dari organisasi maka tingkat
    kepuasan di dalam diri karyawan cenderung rendah. Banyak
    hal yang menandakan bahwa kepuasan kerja dalam diri
    karyawan rendah selain meninggalkan pekerjaan, karyawan
    akan sering datang terlambat, menghindari sebagian
    tanggung jawabnya di dalam organisasi.
  7. Dampak terhadap kesehatan
    Tingkat kepuasan kerja karyawan memiliki hubungan
    yang saling berkaitan dengan kesehatan karyawan,
    walaupun hubungan penyebab kedua hal tersebut masih
    belum jelas. Jika seorang karyawan memiliki mental
    kesehatan yang baik maka kepuasan kerja juga akan baik,
    sebaliknya jika kesehatan karyawan menurun, maka akan
    berdampak buruk pada kepuasan kerja yang ada dalam diri
    karyawan