Dimensi komitmen organisasi

Dimensi komitmen organisasi menurut Meyer & Allen dalam
Luthans (2011) yaitu :

  1. Komitmen afektif
    Seorang karyawan yang memperlihatkan keinginan
    yang kuat agar dapat beradaptasi dengan nilai-nilai yang
    dimiliki oleh perusahaan. Komitmen afektif dapat timbul
    karena adanya pengaruh dari dalam diri sendiri, lingkungan
    perusahaan ataupun tanggapan dari pemimpin perusahaan,
    sedangkan karyawan yang memiliki komitmen afektif
    biasanya ingin tetap bertahan di dalam perusahaan karena
    mempunyai visi dan misi yang sama untuk mencapai tujuan
    organisasi.
  2. Komitmen berkelanjutan
    Suatu kekhawatiran yang muncul dari dalam diri
    karyawan karena takut kehilangan sesuatu yang telah
    diperoleh selama bekerja di perusahaan, seperti gaji, fasilitas
    dan lain-lain. Hal tersebut yang menyebabkan adanya
    komitmen berkelanjutan di dalam diri karyawan. Jika
    adanya pengurangan dalam fasilitas atapun tunjangan
    tersebut maka akan menurunkan komitmen berkelanjutan
    dalam diri karyawan.
  3. Komitmen normatif
    Komitmen ini merupakan suatu tanggung jawab dan
    etika yang dimiliki oleh karyawan untuk berniat tetap
    tinggal di dalam organisasi. Hal tersebut muncul karena
    adanya dorongan dari dalam maupun luar organisasi
    dikarenakan adanya balas jasa terhadap perusahaan ataupun
    respek sosial, budaya dan agama.
    Menurut Crow et al (2012) komitmen organisasi terdapat
    lima indikator, yaitu :
  4. Mengenali diri saya sebagai anggota organisasi
    Karyawan yang telah memiliki komitmen yang tinggi
    terhadap organisasinya, maka akan memiliki tujuan serta
    visi, misi yang sama dengan organisasi. Hal tersebut
    menunjukkan bahwa karyawan tersebut adalah anggota
    organisasi.
  5. Merasa memiliki ikatan dengan organisasi
    Jika karyawan memiliki komitmen yang tinggi dalam
    dirinya, hal tersebut dapat menimbulkan ikatan yang sangat
    kuat terhadap dirinya dengan organisasi.
  6. Pekerjaan yang saya miliki berarti bagi saya
    Karyawan yang telah merasa bahwa ia memiliki tujuan
    serta visi, misi yang sejalan dengan organisasi maka dapat
    menimbulkan komitmen yang tinggi dan merasa bahwa
    pekerjaannya adalah hal yang berarti.
  7. Organisasi tempat bekerja sudah seperti keluarga
    Karyawan yang memiliki komitmen yang tinggi di
    dalam dirinya maka akan loyal dengan perusahaan serta
    menganggap bahwa tempat bekerja adalah suatu keluarga
    bagi dirinya.
  8. Berharap untuk tetap dengan pekerjaan sampai pensiun
    Karyawan yang memiliki komitmen yang tinggi
    terhadap pekerjaannya serta senang dengan pekerjaan yang
    dilakukan, maka karyawan tidak ingin berpindah tempat lain
    untuk bekerja