Kinerja merupakan variabel terikat (dependent) yang dipengaruhi oleh banyak
faktor dan berhubungan dengan tujuan organisasi. Kinerja karyawan dapat
dijadikan dasar dalam peningkatan atau promosi pekerjaan, mutasi, pemberhentian
kerja, dan kompensasi. Kesalahan dalam pengelolaan variabel bebas (independent)
dapat berakibat pada kinerja, baik akibat secara positif atau negatif.
Kinerja (Bangun, 2012;231) adalah hasil pekerjaan yang dicapai seseorang
berdasarkan pernyataan pekerjaan (job requirement). Kinerja perwujudan dari
kemampuan membentuk karya nyata atau hasil kerja yang dicapai karyawan dalam
menyelesaikan tugas dan pekerjaan organisasi, jadi kinerja bukan termasuk dari
karakteristik individu seperti kemampuan atau bakat. Mathis dan Jackson (dalam
Priansa, 2014;269) menyatakan kinerja pada dasarnya adalah apa yang dilakukan
dan tidak dilakukan karyawan dalam mengemban tugas.
Sedangkan Rivai dan Sagala (dalam Priansa, 2014;269) mengatakan kinerja
adalah perilaku nyata yang ditampilkan seseorang sebagai prestasi kerja oleh
karyawan sesuai dengan peran dalam organisasi. Jadi dapat disimpulkan bahwa
kinerja merupakan hasil kerja yang dicapai seseorang dalam kurun waktu tertentu
dalam menyelesaikan tugas yang diberikan sesuai dengan kriteria
