Minat Beli


Minat beli konsumen adalah faktor pendorong dalam
pengambilan keputusan pembelian terhadap suatu produk (A. S.
Akbar, 2021). Menurut Wijaya & Oktavianti (2019) minat beli
konsumen adalah evaluasi purna beli atau hasil evaluasi setelah
membandingkan apa yang dirasakan dengan harapannya. Minat beli
merupakan perilaku yang muncul sebagai respon terhadap objek
yang menunjukan keinginan seseorang untuk melakukan pembelian
(Kurniawan & Krismonita, 2020).
Minat beli merupakan keinginan untuk membeli produk,
minat beli akan muncul apabila seseorang konsumen sudah
terpengaruh terhadap mutu dan kualitas dari suatu produk, informasi
seputar produk, contoh seperti harga, cara membeli dan kelemahan
serta keunggulan produk dari merek lain (Maino et al., 2022)
Minat beli pelanggan menurut Nursadiah & Maharani,
(2018) adalah sebuah perilaku konsumen yang ingin membeli atau
memillih suatu produk, berdasarkan pengalaman dalam hal memilih,
menggunakan, dan mengkonsumsi atau menginginkan suatu produk.
Menurut Setiawan minat beli mempunyai indikator-
indikator sebagai berikut (A. S. Akbar, 2021):
a. Minat transaksional adalah kecenderungan seseorang untuk
membeli suatu produk setelah dikonsumsi
b. Minat referensial adalah kecenderungan individu untuk
merekomendasikan produk yang sudah dibelinya, agar orang
lain juga membelinya, berdasarkan pengalaman konsumsi
mereka
c. Minat preferensial adalah minat yang menggambarkan
perilaku seseorang yang memiliki preferensi utama terhadap
produk tersebut. Preferensi ini hanya dapat diubah jika terjadi
sesuatu pada produk pilihannya
d. Minat eksploratif adalah minat ini menggambarkan perilaku
seseorang yang selalu mencari informasi tentang produk yang
diminati dan mencari informasi untuk mendukung kualitas
positif dari produk yang menjadi langganannya