Kualitas Produk


Produk yang mempunyai kualitas yang sama dengan produk lain
tetapi ditetapkan pada harga yang lebih murah akan memberikan nilai yang
lebih tinggi kepada pelanggannya.
Produk didefinisikan sebagai sesuatu yang dapat ditawarkan ke
dalam pasar untuk diperhatikan, dimiliki, dipakai, atau dikonsumsi
sehingga dapat memuaskan keinginan atau kebutuhan (Kotler, 2002).
Konsumen akan menyukai produk yang menawarkan kualitas,
kinerja, dan pelengkap inovatif yang terbaik (Simamora, 2004). Produk
yang berkualitas adalah produk yang mampu memberikan hasil yang
lebih dari yang diharapkan.
Fandy Tjiptono mengartikan produk sebagai: “segala sesuatu
yang ditawarkan produsen untuk diperhatikan, diminta, dicari, dibeli,
digunakan/dikonsumsi pasar sebagai pemenuh kebutuhan/keinginan
pasar yang bersangkutan” (1999:95). Produk yang ditawarkan tersebut
meliputi: barang fisik, jasa, orang/pribadi, organisasi, dan ide. Secara
lebih rinci, konsep produk meliputi: barang, kemasan, merk, warna,
label, harga, kualitas, pelayanan dan jaminan.
Konsep-konsep yang bersaing yang telah digunakan oleh
organisasi pada kegiatan pemasaran mencakup: konsep produksi,
konsep produk, dan kosnep penjualan. Dalam buku Philip Kotler
(2009, hal 18).
a. Konsep Produksi
Konsep produksi adalah salah satu dari konsep tertua dalam bisnis.
Konsep itu menegaskan bahwa konsumen akan memilih produk
yang tersedia dimana-mana dan murah.
b. Konsep Produk
Konsep produk menyatakan bahwa konsumen akan lebih menyukai
produk-produk yang menawarkan fitur-fitur paling bermutu,
berprestasi, atau inovatif. Para manajer dalam organisasi ini
berfokus pada membuat produk yang superior dan meningkatkan
nya sepanjang waktu.
c. Konsep Penjualan
Konsep penjualan menyatakan bahwa konsumen dan bisnis, jika
ditinggalkan sendiri biasanya tidak akan membeli cukup banyak
produk-produk organisasi. Oleh karena itu, organisasi harus
melakukan usaha penjualan dan promosi yang agresif.