Loyalitas pelanggan merupakan variabel dependen (Y) dari penelitian ini.
Grand Theory dari variabel loyalitas pelanggan didapatkan dari Griffin (2002) yang
menjelaskan bahwa ada empat faktor dimensi dari loyalitas pelanggan yaitu,
pembelian kembali (regular repurchase), membeli produk lainnya (buy others
product), bersedia merekomendasikan kepada orang lain (willing to recommend to
others), dan loyalitas (loyalty). Beberapa penelitian terdahulu juga akan membantu
memberikan gambaran pengertian dari loyalitas pelanggan. Penelitian dari
Mahsyar, dkk. (2020) loyalitas konsumen sangatlah penting bagi suatu bisnis baik
itu jasa maupun produk (barang) agar dapat meningkatkan keuntungan perusahaan,
karena jika konsumen tidak loyal terhadap produk bisnis maka pasti akan beralih
ke produk lain. Untuk menjaga loyalitas. konsumen, salah satu cara untuk
meningkatkan loyalitas pelanggan adalah dengan memberikan pelayanan yang
berkualitas, sehingga akan mendorong pelanggan untuk mengulangi transaksi.
Loyalitas pelanggan biasanya terjadi setelah pelanggan merasa nyaman dengan
suatu produk atau jasa yang digunakan dan yang sudah dialami oleh pelanggan
tersebut. Temuan dilakukan oleh Urbano, dkk. (2019) menjelaskan bahwa loyalitas
konsumen diperkirakan berdasarkan tiga kualitas utama yang diakui secara tertulis,
kepuasan dalam kerangka partai, pola pikir dan kemampuan menjaga waktu. Selain
itu, loyalitas pelanggan juga dinilai berdasarkan tiga karakteristik dasar yang
dibedakan secara tertulis, kepuasan terhadap pengalaman bersantap, suasana hati,
dan ketersediaan.
