Haasya (2016) menjelaskan bahwa kualitas produk memiliki enam faktor dimensi, yaitu rasa
produk (taste), opsi kesehatan (healty option), keberagaman pilihan (diversity of
choice), presentasi makanan (the presentation of food), suhu (temperature), dan
kesegaran (freshness). Beberapa penelitian terdahulu juga akan membantu
memberikan gambaran bagaimana pengertian dari kualitas produk. Penelitian
Taufik, dkk. (2022) menjelasakan bahwa kualitas produk adalah kemampuan
spesifik suatu produk untuk menunjukkan kegunaannya, termasuk umur panjang
produk, keandalan, kemudahan penggunaan dan perbaikan, dan nilai-nilai lainnya.
Selanjutnya produk merupakan hal terpenting yang dilihat pelanggan setelah
melakukan pembelian, baik berupa barang maupun jasa yang dapat mereka nikmati.
Mendefinisikan kualitas produk adalah kemampuan suatu produk untuk
menjalankan fungsinya, termasuk ketahanan produk secara keseluruhan, keandalan,
keakuratan, kemudahan penggunaan dan perbaikan, serta sifat-sifatnya (Santos,
dkk., 2023). Perusahaan selalu memperhatikan kualitas produk yang dimiliki
perusahaan agar produk di mata pelanggan mempunyai kesan produk yang
berkualitas. Selain itu, kualitas produk juga dapat mempengaruhi loyalitas
pelanggan karena banyak konsumen yang mengutamakan kualitas produk yang
sesuai dengan kebutuhannya.
Temuan lain oleh Hongdiyanti, dkk. (2021) menjelaskan bahwa kualitas
produk mengacu pada karakteristik suatu produk atau layanan yang mempengaruhi
kemampuannya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Kualitas mempengaruhi
kinerja produk dan terkait erat dengan nilai dan kepuasan pelanggan. Sementara,
penelitian yang dilakukan oleh Sandy, dkk. (2024) secara konseptual, produk
merupakan pemahaman subjektif produsen terhadap sesuatu yang dapat ditawarkan
sebagai upaya mencapai tujuan organisasi dengan memuaskan kebutuhan dan
aktivitas pelanggan, sesuai dengan keterampilan dan kemampuan organisasi
produksi serta daya belinya pasar. Selain itu, produk juga dapat dipahami sebagai
persepsi pelanggan yang diungkapkan oleh produsen melalui hasil produksinya.
Produk dianggap penting oleh pelanggan dan menjadi dasar pengambilan
keputusan.
