Ulasan digunakan sebagai sebagai alat pencarian dan memperoleh informasi
dengan melihat review sebelumnya yang kemudian dapat mempengaruhi
keputusan pembelian (Priangga & Munawar, 2021). Perusahaan dengan review
yang baik akan mendorong konsumen lebih percaya dan meningkatkan konsumen
untuk memutuskan membeli produknya (Latief & Ayustira, 2020). Adanya fitur
ulasan produk di aplikasi Traveloka harus benar- benar dimanfaatkan untuk
mempengaruhi keputusan pembelian. Konsumen yang sadar dan sering
menggunakan fitur ulasan produk sebagai sumber informasi dan
untuk membandingkannya dengan ulasan produk yang lainnya akan memberikan
pengaruh terhadap keputusan pembelian.
Ulasan produk yang berisi informasi yang valid, dan berisi informasi positif
terhadap produk yang diulas akan memberikan pengaruh yang positif terhadap
keputusan pembelian. Penyedia jasa akomodasi yang memasarkan produknya di
Traveloka ataupun manajemen Traveloka harus mampu menjaga kualitas produk
akomodasi untuk mendapatkan ulasan produk yang positif, serta memberikan
tanggapan terkait ulasan produk negatif dan menjadikannya bahan evaluasi internal
terhadap produk atau jasa yang diberikan memiliki pengaruh positif dan signifikan
terhadap keputusan pembelian produk akomodasi di aplikasi Traveloka. Hal ini
menunjukkan bahwa semakin tinggi kepercayaan yang dimiliki konsumen akan
meningkatkan keputusan pembelian produk akomodasi di aplikasi Traveloka (Adi
dan Nuvriasari, 2021)
Berdasarkan penelitian Atsila et al. (2020) dan Yuliani & Suarmanayasa
(2021) online consumer review memiliki pengaruh yang signifikan terhadap
keputusan pembelian. Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh Agesti, dkk (2021)
menemukan bahwa online customer review memiliki pengaruh positif dan
signifikan terhadap keputusan pembelian. Sejalan dengan penelitian Ependi (2023)
hasilnya menunjukkan bahwa online customer reviews memiliki pengaruh
terhadap pembelian keputusan bersifat positif dan signifikan. Uji koefisien
determinasi menunjukkan bahwa variabel independen penelitian dapat
menjelaskan 80,4% pembelian keputusan, dan 19,6% dapat dijelaskan oleh
beberapa faktor di luar model dipelajari.
