Kotler dan Amstrong (2016) menyatakan terdapat 4 indikator harga yaitu:
- Keterjangkauan Harga
Konsumen biasa dalam menjangkau harga yang telah ditetapkan oleh
peerusahaan. Produk pada umumnya ada beberapa jenis dalam satu
merek dan harganya juga berbeda mulai dari yang termurah hingga
termahal. - Kesesuaian Harga dengan Kualitas produk
Harga seringkali dijadikan sebagai indikator kualitas bagi konsumen,
ada konsumen yang sering memilih harga yang lebih tinggi diantara dua
barang dikarenakan mereka terlihat adanya perbedaan kualitas. Jika
harga lebih tinggi maka konsumen cenderung beranggapan bahwa
kualitasnya akan lebih baik. - Kesesuaian harga dengan manfaat
Konsumen akan menentukan membeli suatu produk jika manfaat yang
didapatkan atau dirasakan lebih besar atau bahkan sebanding dengan
apa yang telah dikeluarkan untuk mendapatkannya. - Harga sesuai kemampuan atau daya saing harga
Konsumen sering kali membandingkan harga satu produk dengan
produk lainnya.
