Menurut Dharmmesta (1999:128) dalam Nurullaili (2013:91) faktor-faktor
yang mempengaruhi loyalitas adalah faktor harga, pelayanan, kualitas produk, dan
promosi.
- Harga
Harga adalah sejumlah uang (ditambah beberapa barang kalau mungkin) yang
dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari barang beserta
pelayanannya. - Pelayanan
Proses pemenuhan kebutuhan melalui aktivitas orang lain secara langsung. - Kualitas Produk
Suatu nilai dari produk atau jasa, dimana nilai produk atau jasa sesuai dengan apa
yang diharapkan atau melebihi apa yang diharapkan sehingga produk atau jasa
tersebut dapat memenuhi kebutuhan pemakainya. - Promosi
Aktivitas pemasaran yang berusaha untuk menyebarkan informasi dimana
mempengaruhi/membujuk, dan mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan
produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang
ditawarkan perusahaan yang bersangkutan. Beberapa jenis promosi yang sering
disebut sebagai bauran promosi menurut Swasta (2009:238) adalah: periklanan,
promosi penjualan, personal selling dan public relation.
Selanjutnya faktor-faktor yang mempengaruhi loyalitas konsumen menurut
Marconi (dalam Doyo 2006:45) sebagai berikut: - Nilai (harga dan kualitas)
Pengurangan di dalam standar kualitas dari suatu merekakan mengecewakan
konsumen bahkan konsumen yang paling loyal sekalipun begitu juga dengan
perubahan harga. Karena itu pihak perusahaan harus mengontrol kualitas merek
beserta harganya. - Citra (baik dari kepribadian yang dimilikinya dan reputasi dari merek tersebut)
Produk yang memiliki citra yang baik akan dapat menimbulkan loyalitas
konsumen pada merek. - Kenyamanan dan kemudahan untuk mendapatkan produk.
Dalam situasi yang penuh tekanan dan permintaan terhadap pasar yang menuntut
akan adanya kemudahan, pihak perusahaan dituntut untuk menyediakan produk
yang nyaman dan mudah untuk didapatkan. - Kepuasan yang dirasakan oleh konsumen
Konsumen akan loyal terhadap suatu produk bila ia mendapatkan kepuasan dari
produk tersebut. Karena itu, bila konsumen mencoba beberapa macam produk
melampaui kriteria kepuasan kepuasan produk atau tidak. Bila setelah mencoba
dan responnya baik, maka berarti konsumen tersebut puas sehingga akan
memutuskan membeli produk tersebut secara konsisten sepanjang waktu. - Pelayanan
Kualitas pelayanan yang baik yang ditawarkan oleh perusahaan dapat
mempengaruhi loyalitas konsumen pada merek tersebut. - Garansi dan jaminan
