Indikator kualitas produk


Daya saing produk berupa nilai tambah produk yang sesuai harapan pelanggan
menjadi bagian keunggulan bersaing setiap perusahaan. Strategi bersaing dan keunggulan
bersaing dapat dicapai dengan membangun dan memberikan pelayanan yang memiliki nilai
tambah sesuai kebutuhan dan preferensi pelanggan. Untuk menentukan produk yang
berkualitas dan tidak berkualitas, maka perlu dibuat suatu acuan yang berupa indikator.
Indikator tersebut dibuat untuk mengukur bagaimana suatu produk dikatakan berkualitas.
Menurut Sangadji dan Sopiah (2013:329), terdapat enam elemen kualitas produk
dan hal ini dijadikan sebagai indikator kualitas produk diantaranya yaitu:
1) Kinerja
Kinerja berkaitan langsung dengan bagaimana suatu produk dapat menjalankan
fungsinya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
2) Reliabilitas
Reliabilitas merupakan daya tahan produk selama dikomsumsi.
3) Fitur
Fitur merupakan fungsi-fungsi sekunder yang ditambahkan pada suatu produk,
misalnya fitur kendala jauh (remote control) pada televisi.
4) Keawetan (durability)
Merupakan dimensi kualitas produk yang menunjukkan suatu pengukuran
terhadap siklus produk, baik secara teknis maupun waktu.
5) Konsistensi
Menunjukkan seberapa jauh produk bisa memenuhi standar atau spesifik
tertentu.
6) Desain
Merupakan aspek emosional untuk mempengaruhi kepuasan pelanggan
sehingga desain kemasan ataupun bentuk produk akan turut mempengaruhi persepsi
kualitas produk tersebut