Karakteristik Kualitas Pelayanan


Menurut Tjiptono (2000) menyebutkan karakteristik pokok pada jasa
sebagai berikut:

  1. Intangibility
    Jasa berbeda dengan barang. Jasa bersifat intangible, artinya tidak
    dapat dilihat, dirasa, diraba, dicium, atau didengar sebelum dibeli.
    Konsep intangible ini sendiri memiliki dua pengertian yaitu:
    a. Sesuatu yang tidak dapat disentuh dan tidak dapat dirasa.
    b. Sesuatu yang tidak mudah didefinisikan, diformulasikan, atau
    dipahami secara rohaniah.
  2. Inseparability
    Jasa tidak mengenal persediaan atau penyimpanan dari produk yang
    telah dihasilkan. Karakteristik ini disebut juga inseparability (tidak
    dapat dipisahkan) mengingat pada umumnya jasa dihasilkan dan
    dikonsumsi secara bersamaan. Dalam hubungan penyedia jasa dan
    pelanggan ini, efektivitas individu yang menyampaikan jasa
    merupakan unsur penting.
  3. Variability
    Jasa bersifat sangat variabel karena merupakan nonstandardized output, artinya banyak variasi bentuk, kualitas dan jenis, tergantung pada
    siapa, kapan, dan dimana jasa tersebut dihasilkan.
  4. Perishability
    Jasa merupakan komoditas tidak tahan lama dan tidak dapat disimpan.
    Dengan demikian apabila suatu jasa tidak digunakan, maka jasa
    tersebut akan berlalu begitu saja.