Digital Marketing merupakan metode pemasaran yang dilakukan
dengan menerapkan teknologi secara digital atau sering disebut dengan e-
marketing (Nadya, 2016). Perkembangan dunia teknologi ini membuat
strategi pemasaran mulai beralih ke arah media digital, dengan demikian
sangat penting bagi pelaku usaha untuk melakukan pengembangan untuk
menarik konsumen dan mengarahkannya pada perpaduan antara komunikasi
elektronik dan komunikasi tradisional.
Menurut Kotler internet marketing atau digital marketing memiliki
lima keuntungan besar bagi perusahaan yang menggunakannya:
- Perusahaan kecil maupun besar dapat melakukannya
- Tidak terdapat batas nyata dalam ruang beriklan jika dibandingkan
dengan media cetak dan media penyiaran - Akses dan pencarian keterangan sangat cepat jika dibandingkan dengan
surat kilat atau bahkan fax - Situsnya dapat dikunjungi oleh siapapun, dimanapun di dalam dunia ini
dan kapanpun - Belanja dapat dilakukan secara lebih cepat dan sendirian
(Pradiani, 2017)
Digital marketing mempunyai peranan yang cukup penting dalam
pengembangan pasar di masa sekarang ini, dimana teknologi berkembang
sangat pesat, dan melihat perilaku konsumen yang beralih ke arah online.
Dengan adanya digital marketing jangkauan pasar suatu bisnis dapat menjadi
lebih luas, karena menggunakan media online yang dapat diakses dimana
saja.
Phillip kotler menjelaskan sebuah teori pemasaran atau pemasaran
digital dengan pendekatan pemasaran baru untuk membaantu pemasar dalam
mengantisipasi dan mengelola dampak teknologi, konsep tersebut
mengkombinasikan interaksi online dan interaksi offline antara perusahaan
dengan pelanggan karena kenyataannya, justru di saat dunia online
berkembang, sentuhan offline menjadi titik diferensiasi yang kuat (Devi,
2018)
