Produk merupakan elemen dasar dan penting dari bauran pemasaran
karena dengan produk perusahaan dapat menetapkan harga yang sesuai,
mendistribusikan produk mereka, dan menentukan komunikasi secara tepat
untuk pasar sasaran. Produk diciptakan dengan tujuan untuk memenuhi
kebutuhan dan keinginan konsumen. Banyak orang menganggap produk
adalah suatu penawaran nyata, tetapi produk bisa lebih dari itu. Definisi produk menurut Alma Buchari (2013:139) yaitu “Produk
adalah seperangkat atribut baik berwujud maupun tidak berwujud, termasuk
di dalamnya masalah warna, harga, nama baik pabrik, nama baik toko yang
menjual (pengecer), dan pelayanan pabrik.
Menurut Tjiptono, F (2016:231) “produk merupakan segala sesuatu
yang dapat ditawarkan produsen untuk diperhatikan, diminta, dicari, dibeli,
digunakan, atau dikonsumsi pasar sebagai pemenuhan kebutuhan atau
keinginan pasar bersangkutan”. Berdasarkan perspektif konsumen, produk
adalah segala sesuatu yang diterima pelanggan dari sebuah pertukaran dengan
pemasar. serta pelayanan pengecer, yang diterima oleh pembeli guna
memuaskan keinginannya”.
Pendapat lain menurut Kotler dan Keller (2016:389) yang menyatakan
bahwa “A product is anything that can be offered to a market to satisfy a
want or need, including physical goods, ser vices, experiences, events,
persons, places, properties, organizations, information, and ideas”.
Lain halnya menurut Kotler dan Armstrong (2018:244) menyatakan
bahwa “A product as anything that can be offered to a market for attention,
acquisition, use, or consumption that might satisfy a want or need”.
