Menulis buku harian adalah menuliskan sebuah keadaan yang berkaitan dengan diri sendiri. Menurut Hernowo (dalam Miss Sassy Girl dkk, 2003), dalam menulis buku harian setidaknya ada beberapa hal yang harus diperhartikan:
- Mulai dengan kejujuran
Kejujuran akan mendorong sesorang untuk bersikap terbuka dan bersikap apa adanya sehingga menjadikan sebuah tulisan berbeda dengan yang lain.
- Melibatkan diri dalam tulisan
Pelibatan diri dalam tulisan akan memberikan aroma, sifat, rasa, pada tulisan atau dengan kata lain akan memberikan karakter pada tulisan. Bagi remaja, penulisan buku harian adalah proses mencari dan mengenali dirinya oleh karena itu penulisan buku harian penulis harus mampu melibatkan diri secara total.
- Makna dalam tulisan
Penulis melakukan pemberian makna pada tulisan buku hariannya dalam bentuk janji pada dirinya sendiri untuk tidak lagi mengulang perbuatannya dan sebagainya. Ketika seseorang memulai membuat buku harian maka dia mulai memberikan banyak perhatian pada diri sendiri dan pada apa yang terjadi dalam hatinya yang paling dalam
