Faktor-Faktor Lingkungan Kerja


Menurut Wijaya (2017, p. 108), ada beberapa faktor-faktor yang
memengaruhi lingkungan kerja tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Hubungan sosial
    Hubungan seorang karyawan dengan karyawan lain dan pimpinan terjalin
    dengan baik, maka dapat membuat karyawan merasa nyaman berada di
    lingkungan kerjanya. Dengan begitu kinerja karyawan akan meningkat dan
    tujuan organisasi bisa dicapai.
  2. kelembaban
    Udara yang panas dan kelembaban tinggi akan menimbulkan pengurangan
    panas dari tubuh secara besar-besaran (karena sistem penguapan). Sehingga
    memengaruhi semakin cepatnya denyut jantung, karena makin aktifnya
    peredaran darah untuk memenuhi kebutuhan oksigen.
  3. Bau
    Pemakaian AC yang tepat dapat menghilangkan bau yang mengganggu
    disekitar.
  4. Siklus udara
    Udara normal mengndung 21% oksigen, 0,03% karbondioksida, dan 0,9%
    gas campuran. Siklus udara yang tidak baik apabila terdapat gejala sesak
    nafas pada tubuh orang normal. Maka siklus udara yang baik adalah ventilasi
    cukup dan tanaman.
  5. Penerangan
    Cahaya atau penerangan sangat besar manfaatnya bagi karyawan guna
    mendapatkan keselamatan dan kelancaran dalam melaksanakan pekerjaan.
    Oleh sebab itu perlu diperhatikan adanya penerangan (cahaya) yang terang
    tetapi tidak menyilaukan. Cahaya yang kurang jelas, sehingga pekerjaan akan
    lambat, banyak mengalami kesalahan, dan pada akhirnya menyebabkan
    kurang efisien dalam melaksanakan pekerjaan.
  6. Kebersihan
    Setiap perusahaan seharusnya selalu menjaga kebersihan lingkungan sebab
    selain memengaruhi kesehatan, dapat memengaruhi kejiwaan seseorang.
    Lingkungan kerja yang bersih pasti akan menimbulkan rasa senang bagi
    karyawan. Rasa senang ini dapat memengaruhi seseorang untuk bekerja lebih
    semangat dan bergairah.
  7. Keamanan
    Guna menjaga tempat dan kondisi lingkungan kerja tetap dalam keadaan
    aman maka perlu diperhatikan adanya keberadaannya. Salah satu upaya untuk
    menjaga keamanan di tempat kerja, dapat memanfaatkan tenaga manusia
    (satpam) dan elektronik (CCTV).
  8. Getaran Mekanis
    Getaran dipengaruhi oleh intensitas, frekuensi, dan lamanya getaran. Getaran
    yang tidak baik ditandai dengan adanya gejala konsentrasi menurun,
    kelelahan, dan gangguan mata, syaraf dan otot.