Kinerja menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah
sesuatu yang dicapai atau prestasi yang diperlihatkan. Kinerja
pada hakikatnya merupakan prestasi yang dicapai oleh
seseorang dalam melaksanakan tugasnya atau pekerjaannya,
sesuai dengan standar dan kriteria yang ditetapkan untuk
pekerjaan itu. Menurut Ilyas (2001) kinerja adalah penampilan
hasil karya pada seluruh jajaran personil di dalam suatu
organisasi.
Menurut Hasibuan (2006) mengemukakan kinerja adalah
suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan
tugas-tugas yang dibebankan kepadanya yang didasarkan atas
kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta waktu. Kinerja
dalam organisasi merupakan jawaban dari berhasil atau tidaknya
tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Para atasan sering tidak
memperhatikan kecuali sudah amat buruk atau segala sesuatu
jadi serba salah. Terlalu sering atasan tidak mengetahui betapa
12
buruknya kinerja telah merosot sehingga organisasi menghadapi
krisis yang serius. Kesan-kesan buruk organisasi yang
mendalam berakibat dan mengabaikan tanda-tanda peringatan
adanya kinerja yang merosot.
Kinerja secara umum dipahami sebagai suatu catatan
keluaran, hasil suatu fungsi jabatan kerja atau seluruh aktivitas
kerjanya dalam periode tertentu. Secara lebih singkat kinerja
disebutkan sebagai suatu kesuksesan di dalam melaksanakan suatu
pekerjaan. Kinerja sendiri dalam pekerjaan yang sesungguhnya
tergantung pada kombinasi antara kemampuan, usaha dan
kesempatan. Kinerja dapat diukur melalui keluaran atau
hasilnya (As’ad, 2002).
Mangkunegara (2005) mendefinisikan kinerja sebagai
hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dicapai oleh
seseorang pegawai dalam melaksanakan tugasnya sesuai dengan
tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Koesmono (2005)
mengatakan, bahwa kinerja merupakan prestasi karyawan dari
tugas-tugas yang telah ditetapkan. Russel (1993), menyebutkan
kinerja sebagai “the record of outcome produced on a specified
job function or activity during specified time period”. Artinya
kinerja sebagai catatan hasil (outcomes) yang dihasilkan dari
13
suatu aktivitas tertentu, selama kurun waktu tertentu.
Soeprihantono (1998) mengatakan, bahwa kinerja merupakan
hasil pekerjaan seorang karyawan selama periode tertentu,
dibandingkan dengan berbagai kemungkinan, misalkan standar,
target, sasaran, dan kriteria yang telah ditentukan terlebih
dahulu dan telah disepakati bersama. Menurut Waldman (1994)
kinerja merupakan gabungan perilaku dengan prestasi dari apa
yang diharapkan dan pilihan atau bagian syarat-syarat tugas
yang ada pada masing-masing individu dalam organisasi.
