Ridwan (2022) menyebutkan kepemimpinan adalah kemahiran untuk
membimbing dan menginspirasi sekelompok individu untuk mencapai visi
yang melampaui cita-cita yang sudah ditentukan perusahaan. Oleh sebab itu,
seorang pemimpin yang efektif sangat penting dalam mengelola organisasi
secara profesional, mendorong kinerja yang optimal di antara bawahan, dan
memotivasi karyawan demi memenuhi hak dan kewajiban mereka dalam
kerangka organisasi.
Menurut Wahyuni et al., (2022) menjelaskan kepemimpinan dapat
didefinisikan sebagai proses mengerahkan pengaruh atas tindakan pihak lain
dalam situasi tertentu dan tujuan tertentu. Sehingga hal tersebut mempunyai arti
bahwa kepemimpinan melibatkan inisiatif proaktif yang diambil pemimpin
untuk memberi pengaruh dan bimbingan individu atau sekelompok orang
dalam suatu organisasi demi menuju pencapaian cita-cita yang sudah
ditentukan sebelumnya. Salah satu faktor penting dalam dinamika organisasi
dan mempunyai peranan utama dalam organisasi adalah kepemimpinan, karena
kepemimpinan berfungsi sebagai koordinator penting dalam memfasilitasi
kolaborasi yang efektif antara pemimpin dan individu, begitu juga dengan
membina relasi yang harmonis antara pemimpin dan tim atau kelompok
masing-masing.
Menurut Dalimunthe (2018) menyebutkan bahwa gaya kepemimpinan
mengacu pada pendekatan karakteristik dan sikap yang diadopsi oleh pemimpin
dalam mempengaruhi dan membimbing orang lain demi menuju pencapaian
tujuan. Gaya kepemimpinan sangat penting bagi karyawan demi mengelola
tugas dan tanggung jawabnya karena hal tersebut dibutuhkan untuk
meningkatkan kinerja karyawan yang kemudian akan memberikan dampak
pada kemajuan perusahaan. Kepemimpinan mencakup proses mengerahkan
pengaruh untuk menetapkan tujuan organisasi, menginspirasi dan mengarahkan
perilaku dan kinerja bawahan menuju tujuan bersama, serta meningkatkan
keseluruhan dinamika dan budaya perusahaan.
Surya et al., (2021) menyebutkan bahwa gaya kepemimpinan
transformasional melibatkan tahapan yang ditempuh para pemimpin demi
memulai perubahan dan transformasi dalam diri karyawan, memotivasi mereka
untuk dengan rela merangkul perbaikan diri. Pendekatan kepemimpinan ini
berfokus pada menangani motif, pemenuhan penghargaan dan kebutuhan
bawahan, serta menunjukkan rasa empati terhadap karyawannya.
Kepemimpinan transformasional merupakah sebuah gaya kepemimpinan yang
ditandai dengan kemampuan demi menginspirasi serta memotivasi
bawahannya untuk mengesampingkan kepentingan individunya dan bekerja
menuju tujuan bersama dan keberhasilan organisasi. Pemimpin yang
mengadopsi gaya ini memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengikutnya,
seringkali mengarah pada hasil dan kinerja yang luar biasa (Khoirunisa, 2020).
Kusuma (2019) menyebutkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional
mengacu pada seorang pemimpin yang mempunyai kemampuan guna
memberikan pengaruh kepada bawahannya. Dengan menerapkan
kepemimpinan transfomasional, karyawan akan mempunyai kepercayaan diri
yang tinggi, dihargai, loyalitas, serta rasa hormat terhadap pemimpin mereka.
Menurut Bass (1990), kepemimpinan transformasional mampu terlaksana
ketika para pemimpin secara efektif memperluas dan menyalakan antusiasme
karyawan mereka, meningkatkan kesadaran mereka terhadap tujuan dan misi
organisasi.
