Perusahaan yang struktur aktivanya memiliki perbandingan aktiva tetap jangka
panjang lebih besar akan menggunakan hutang jangka panjang lebih banyak
karena aktiva tetap yang ada dapat digunakan sebagai jaminan hutang (Brigham &
Houston, 2011). Dengan demikian struktur aktiva dapat digunakan untuk
menentukan seberapa besar hutang jangka panjang yang dapat diambil dan hal ini
akan berpengaruh juga terhadap penentuan besarnya struktur modal.
