Menurut Sutrisno (2021:27), Fungsi budaya organisasi sebagai berikut:
- Membatasi peran yang membedakan satu organisasi dengan organisasi
lainnya. Setiap orang memiliki peran yang berbeda, sehingga perlu adanya
akar budaya yang kuat. - Menciptakan rasa identitas bagi anggota organisasi yang bersangkutan,
dengan budaya organisasi yang kuat, mereka akan merasa identitas organisasi
yang unik. - Mengutamakan tujuan bersama diatas kepentingan pribadi.
- Menjaga stabilitas organisasi dengan pemahaman yang sama tentang budaya
anggota organisasi yang terlibat.
Sedangkan menurut Sudaryono (2021:49), fungsi budaya sebagai berikut: - Bentuk batas-batas perilaku yang menentukan apa yang bisa dan tidak bisa
dilakukan, apa yang dianggap baik dan buruk, dan apa yang benar dan salah. - Menumbuhkan identitas organisasi para anggotannya.
- Menujukkan komitmen pada kepentingan bersama yang melampui
kepentingan individu atau kelompok itu sendiri. - Tali pengikat untuk semua anggota organisasi.
- Sarana pengendalian anggota organisasi.
