Berdasarkan teori Mangkunegara (2017:67), terdapat dua faktor yang
mempengaruhi pencapaian kinerja, yaitu sebagai berikut :
(1) Faktor kemampuan (ability)
Dari perspektif psikologis, keterampilan karyawan terdiri dari
keterampilan implisit (IQ) dan keterampilan aktual (pengetahuan +
keterampilan). Ini berarti bahwa pekerja dengan IQ di atas rata-rata,
pendidikan yang tepat untuk posisi tersebut, dan kecakapan dalam tugas
sehari-hari mereka lebih mungkin untuk melakukan seperti yang
diharapkan. Oleh karena itu, karyawan harus ditempatkan pada pekerjaan
yang sesuai dengan keahliannya.
(2) Faktor Motivasi
Motivasi terbentuk dari sikap yang dimiliki karyawan terhadap
pekerjaannya. Motivasi adalah keadaan yang memotivasi karyawan
untuk bekerja sama mencapai tujuan organisasi (work goals).
